Puncak Mudik Lebaran di Padangbai Diprediksi H-5, Pelabuhan Siapkan Hingga 20 Kapal
Puncak Mudik Lebaran di Padangbai Diprediksi H-5, Pelabuhan Siapkan Hingga 20 Kapal. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Arus mudik Lebaran melalui Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem diperkirakan mulai memuncak pada H-5 Hari Raya Idulfitri atau sekitar 16 Maret 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak pelabuhan menyiapkan hingga 20 kapal penyeberangan yang melayani rute Padangbai menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Satuan Pelayanan (Satpel) Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Padangbai, I Ketut Sugiartono, mengatakan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-5 hingga H-4 Lebaran, yakni pada 16–17 Maret 2026.

“Prediksi ini berdasarkan pola arus mudik pada tahun-tahun sebelumnya, meskipun situasi di lapangan tentu bisa berubah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga :  Bus Selundupkan 1.700 Burung Digagalkan di Padangbai, Langsung Dilepasliarkan

Menurutnya, pada H-3 Lebaran masyarakat Bali akan melaksanakan Tawur Agung Kesanga yang identik dengan pawai ogoh-ogoh di berbagai wilayah. Kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan sehingga kemungkinan besar pemudik akan memilih berangkat lebih awal.

Selain itu, pada H-2 Lebaran juga bertepatan dengan Hari Raya Nyepi di Bali yang menyebabkan seluruh aktivitas, termasuk transportasi, berhenti sementara.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak pelabuhan telah menyiapkan sejumlah skema penyeberangan. Dalam kondisi normal, layanan penyeberangan dilayani sekitar 13 trip kapal setiap hari.

Baca Juga :  Gas Oplosan Dikirim Keluar Bali Lewat Padangbai

Namun jika terjadi peningkatan jumlah penumpang, jumlah perjalanan akan ditambah menjadi 17 trip dengan mempercepat proses bongkar muat kendaraan dan penumpang. Apabila lonjakan penumpang semakin tinggi, seluruh armada kapal akan dioperasikan sehingga penyeberangan dapat mencapai hingga 20 trip.

“Penambahan trip ini dilakukan untuk mengurai kepadatan di pelabuhan sekaligus meminimalisir antrean kendaraan menuju kawasan Pelabuhan Padangbai,” jelasnya.

Selama periode arus mudik, sejumlah pos pelayanan juga akan didirikan di sekitar kawasan pelabuhan oleh instansi terkait. Pos tersebut disiapkan untuk memberikan informasi kepada penumpang sekaligus menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat yang akan melakukan penyeberangan.

Baca Juga :  Gas Oplosan Dikirim Keluar Bali Lewat Padangbai

Pihak pelabuhan juga berharap kondisi cuaca selama arus mudik Lebaran tahun ini tetap bersahabat. Meski demikian, operasional penyeberangan tetap akan menyesuaikan dengan rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) apabila terjadi potensi cuaca ekstrem.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News