
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM — Pada tahun pertama kepemimpinan Bupati I Gusti Putu Parwata bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, penguatan ekonomi kerakyatan menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah. Sektor pertanian, kelautan dan perikanan, UMKM, serta pariwisata diposisikan sebagai fondasi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa hingga pesisir.
Di sektor pertanian, berbagai langkah strategis dilakukan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi. Pembangunan jalan usaha tani dan jalan produksi direalisasikan guna memperlancar distribusi hasil panen. Dukungan infrastruktur air seperti embung, dam parit, dan jaringan irigasi diperkuat untuk menjamin keberlanjutan produksi.
Selain itu, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta bibit ternak disalurkan untuk mendorong peningkatan pendapatan petani dan peternak.
“Pertanian adalah kekuatan dasar Karangasem. Ketika petani kuat, ekonomi desa akan bergerak,” ujar I Gusti Putu Parwata.
Pada sektor kelautan dan perikanan, pemerintah daerah menyalurkan bantuan alat tangkap, mesin tempel, dan perahu guna meningkatkan kapasitas produksi nelayan. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat ekonomi pesisir agar lebih mandiri dan memiliki daya saing yang lebih baik.
Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan kesejahteraan keluarga nelayan.
UMKM sebagai bantalan ekonomi rakyat turut menjadi perhatian. Pemerintah membuka ruang promosi produk lokal, memperkuat pasar rakyat, menyelenggarakan pelatihan industri kecil menengah, serta mendorong pembentukan koperasi desa dan kelurahan.
Program Karangasem Akhir Pekan menjadi salah satu etalase promosi produk UMKM sekaligus wadah penggerak ekonomi kreatif masyarakat.
“UMKM adalah bantalan ekonomi rakyat. Kita dorong agar pelaku usaha kecil memiliki akses pasar yang lebih luas dan kelembagaan yang kuat,” tegasnya.
Di sektor pariwisata, pemeliharaan daya tarik wisata dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan event berbasis budaya lokal. Festival dan promosi pariwisata diarahkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menciptakan efek berganda bagi pelaku usaha lokal, mulai dari pedagang, pengrajin, hingga pelaku seni.
Dengan strategi yang menyentuh hulu hingga hilir, Pemerintah Kabupaten Karangasem berupaya memastikan ekonomi kerakyatan tumbuh lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Penguatan sektor-sektor tersebut menjadi pijakan penting dalam mewujudkan Karangasem yang mandiri dan berdaya saing di masa mendatang.(adv/bpn)












