Denpasar Raih Penghargaan Praktik Baik Sayembara Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat 2025
Denpasar Raih Penghargaan Praktik Baik Sayembara Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat 2025. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) kembali menorehkan prestasi nasional. Denpasar dianugerahi penghargaan sebagai Praktik Baik Terpilih kategori Cerita Praktik Baik pada Sayembara Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) 2025 untuk tingkat Pemerintah Kota.

Penghargaan dari Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikdasmen RI tersebut diterima oleh Kadisdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, mewakili Wali Kota Denpasar. Penyerahan dilakukan langsung oleh Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025), bersamaan dengan peluncuran Jaringan Teman Sebaya dalam Gerakan Rukun Sama Teman.

Baca Juga :  Disdikpora dan Stakeholder Komitmen Bersama Laksanakan SPMB 2026 yang Objektif, Transparan, dan Inklusif

Denpasar menjadi satu-satunya pemerintah kota di Indonesia yang berhasil meraih penghargaan ini, bersanding dengan tiga daerah lainnya, yakni Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Sayembara Cerita Praktik Baik merupakan ajang apresiasi terhadap daerah dan satuan pendidikan yang konsisten menampilkan model implementasi penguatan karakter melalui kebiasaan positif, kemandirian, empati, disiplin, serta budaya belajar yang sehat bagi anak.

Kadisdikpora Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh jajaran pendidikan yang telah berperan aktif membangun ekosistem pembelajaran yang menumbuhkan karakter.

“Terima kasih kepada seluruh insan pendidikan yang terus bergerak menghadirkan praktik baik di satuan pendidikan. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk memperkuat budaya karakter yang humanis, inklusif, dan berdaya,” ujar Agung Wiratama.

Baca Juga :  Disdikpora dan Stakeholder Komitmen Bersama Laksanakan SPMB 2026 yang Objektif, Transparan, dan Inklusif

Ia menegaskan bahwa implementasi tujuh kebiasaan KAIH meski terlihat sederhana, namun berdampak langsung pada pembentukan karakter generasi muda.

“Jika dilakukan secara kolektif dan konsisten, kebiasaan-kebiasaan kecil ini akan membentuk peradaban bangsa,” tambahnya.

Penghargaan ini menjadi catatan penting dalam upaya Denpasar memperkuat transformasi pendidikan berbasis karakter, sekaligus menegaskan posisi Denpasar sebagai salah satu daerah yang berkomitmen dalam penguatan profil pelajar Pancasila dan Gerakan Sekolah Ramah Anak.(sa/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News