
BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Toko Plastik Anggun milik I Gusti Nyoman Suasada (pengontrak) di Banjar Panti, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Tabanan, hangus terbakar, Minggu (26/10/2025) malam. Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun timbul kerugian material mencapai sekitar Rp200 juta.
Bangunan yang dipakai toko itu milik A.A Putu Ariasa (69), yang terdiri atas tiga lantai. Lantai I adalah lokasi penjualan plastik, lantai II tempat kamar tidur karyawan (terdiri dua kamar), dan lantai III adalah tempat sembahyang (sanggah/merajan).
Menurut Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana, Senin (27/10/2025), bahwa pada saat hari kejadian sekitar pukul 20.10 WITA, saksi I Ketut Yogi Suara (31), melihat kebakaran tersebut terjadi secara tiba-tiba. Setelah dicek, ternyata Toko Plastik Anggun yang terbakar. Selanjutnya, saksi yang juga Kawil Banjar Panti bergegas minta tolong kepada salah seorang warga untuk menghubungi unit pemadam kebakaran di Tabanan.
Pemadaman sementara sempat juga dibantu warga, yang kemudian bersama-sama berusaha menggedor pintu toko dan membangunkan karyawan yang ada di dalam toko tersebut. Setelah saksi Maria Febriyana (19) yang berada di dalam toko itu bangun, juga sempat melihat ada asap dan api, serta api berkobar di kamar sebelah.
Saksi Maria pun panik dan bergegas keluar toko, seraya minta bantuan kepada warga sekitar. Berselang 15 menit kemudian, datang dua unit mobil pemadam kebakaran. Dan dengan dibantu warga, upaya pemadaman akhirnya berhasil diatasi, setelah selama sekitar tiga jam kebakaran itu dapat dijinakkan.
Sementara itu, dari keterangan pemilik toko plastik, bahwa yang terbakar hanya di lantai II, sedangkan di lantai I dan lantai III tidak ada yang terbakar. Tentang penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik.(ita/bpn)












