BPR Kanti Gelar Stakeholder Gathering 2025, Perkuat Sinergi dengan Desa Adat dan Masyarakat
BPR Kanti Gelar Stakeholder Gathering 2025, Perkuat Sinergi dengan Desa Adat dan Masyarakat. Sumber Foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kanti menggelar acara tahunan Stakeholder Gathering 2025 sekaligus pengundian hadiah satu unit Mobil Fortuner yang berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan pada Rabu (1/10/2025).

Acara ini bukan sekadar temu nasabah, melainkan ajang mempererat hubungan dengan pemerintah, regulator, mitra kerja, masyarakat, hingga keluarga besar BPR Kanti.

Direktur BPR Kanti, Made Arya Amitaba mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan memperkuat jalinan kebersamaan antara BPR Kanti dengan seluruh stakeholder.

Baca Juga :  BPR Kanti Transformasi Menjadi Community Bank, Made Arya Amitaba: Bank Harus Bertumbuh Bersama Masyarakat

“Stakeholder Gathering bukan hanya untuk nasabah, tetapi juga pemerintah, regulator, mitra kerja, masyarakat, hingga keluarga besar BPR Kanti. Jadi tidak ada paksaan untuk menjadi nasabah, siapapun bisa hadir,” jelas Made Arya Amitaba.

Pada acara tahun ini, BPR Kanti menghadirkan sejumlah agenda penting, di antaranya, Penganugerahan MDA Kanti Kertha Bali Nugraha, Penganugerahan Kanti Media Bali Nugraha, Peluncuran buku “Menata Perkawinan sebelum Perkawinan”, Program CSR Kanti Ngayahin Para Pengayah, Perayaan HUT ke-36 BPR Kanti, Pengundian hadiah utama ArisanKU.

Selain itu, BPR Kanti juga menegaskan komitmennya terhadap penguatan adat Bali. Sejak 2011, BPR Kanti telah menerbitkan buku “Hukum Adat Bali: Aneka Kasus & Penyelesaiannya”, yang bahkan diserahkan kepada Mahkamah Agung RI. Tahun 2021, BPR Kanti mendapat amanah sebagai Ketua Ngadegag Bandesa dalam pengukuhan MDA Bali berdasarkan Perda No. 4 Tahun 2019.

Baca Juga :  Made Arya Amitaba Tegaskan Budaya Jadi Fondasi Transformasi BPR Kanti

Tidak hanya itu, pada 2023 lalu BPR Kanti juga menandatangani MoU dengan MDA Bali di Pura Samuan Tiga, Gianyar, sekaligus melaksanakan pelatihan Training of Trainer (TOT) bagi calon pelatih penyelesaian persoalan adat.

Made Arya Amitaba menegaskan bahwa keterlibatan BPR Kanti dalam adat bukan tanpa alasan.

“Hidup-matinya perusahaan di Bali tidak lepas dari desa adat dan hukum adat. Pariwisata Bali hanya akan lestari bila dijaga oleh adat dan budaya. Bali yang damai dan aman akan memungkinkan masyarakat fokus berkarya,” ujarnya.

Baca Juga :  BPR Kanti Luncurkan Buku "Lawar Leadership", Made Arya Amitaba Angkat Filosofi Bali dalam Kepemimpinan Modern

Dengan semangat tersebut, BPR Kanti bertekad terus berperan sebagai community bank yang tidak hanya melayani jasa keuangan, tetapi juga memperkuat ketahanan budaya dan sosial masyarakat Bali.(ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News