
BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – SMPN 17 Denpasar yang didirikan Pemkot Denpasar di Jalan Nagasari, Penatih Dangin Puri, langsung menarik perhatian masyarakat. Puluhan calon murid telah mendaftar pada tahun ajaran 2025/2026 melalui jalur prestasi yang telah dibuka mulai Senin (7/7/2025).
Plt. Kepala SMPN 17 Denpasar, Ni Nengah Sujani, mengatakan, pada tahun ajaran ini, SMPN 17 Denpasar membuka tujuh rombongan belajar (rombel) untuk 280 calon murid. Terdapat empat jalur pendaftaran SPMB SMPN 17 Denpasar.
“Terdiri dari jalur domisili, afirmasi, prestasi dan mutasi,” ujar Sujani, Selasa (8/7/2025).
Ia menjelaskan, untuk jalur domisili minimal 43 persen daya tampung. Sedangkan untuk afirmasi maksimal 20 persen dari daya tampung. Begitu juga jalur prestasi maksimal 32 persen dari daya tampung. Lalu untuk jalur mutasi maksimal 5 persen dari daya tampung.
Jadwal pendaftaran SPMB untuk jenjang SMP negeri mulai Senin-Rabu (7-9/7/2025) untuk jalur prestasi. Pengumuman seleksi jalur prestasi pada Kamis (10/7/2025). Berikutnya, pendaftaran jalur mutasi dan afirmasi mulai Kamis-Jumat (10-11/7/2025). Hasil seleksi diumumkan pada Sabtu (12/7/2025).
Selanjutnya pendaftaran jalur domisili dimulai Senin-Rabu (14-16/7/2025). Hasil seleksi diumumkan pada Kamis (17/7/2025). Calon murid yang dinyatakan lolos wajib melakukan daftar ulang pada Kamis-Sabtu (17-19/7/2025) lewat online pada alamat https://denpasar.spmb.id.
“Astungkara, begitu dibuka pendaftaran murid baru tahun ini, animo masyarakat sangat luar biasa. Terlebih ke depan, SMPN 17 Denpasar disiapkan sebagai sekolah percontohan dengan sarana dan prasarana yang lengkap serta modern sesuai perkembangan teknologi,” ungkap Sujani.
Sementara itu, hingga hari kedua pendaftaran jalur prestasi, Selasa (8/7/2025) pada 17 SMP negeri di Denpasar tercatat jumlah pendaftar sebanyak 3.065 calon murid. Ketua SPMB Kota Denpasar, Ngakan Made Samudra, mengatakan, dari jumlah tersebut, 1.713 berkas pendaftaran telah diverifikasi (disetujui), sementara 7 berkas belum diverifikasi.
“Sebanyak 1.345 berkas pendaftaran ditolak,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa ada beberapa alasan mengapa seribuan lebih berkas pendaftaran calon murid ditolak. Setelah dilakukan pengecekan oleh tim verifikator sekolah, ditemukan beberapa masalah seperti piagam tidak sesuai, Kartu Keluarga (KK) buram, prestasi tidak dicari oleh sekolah, serta penyelenggara lomba tidak jelas.
“Jika berkas pendaftaran ditolak karena data yang kurang lengkap, operator sekolah akan menghubungi pendaftar untuk memperbaiki dan melengkapi kembali. Pendaftaran melalui jalur prestasi masih dapat dilakukan hingga Rabu, 9 Juli 2025 pukul 15.00 Wita,” tandasnya.(sa/bpn)












