Kebakaran
Kebakaran di Pura Puseh Desa Adat Culik Hanguskan 14 Pelinggih. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Kebakaran hebat melanda Pura Puseh Desa Adat Culik, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, pada Jumat (29/11/2024) pagi, mengakibatkan 14 bangunan pelinggih hangus terbakar. Peristiwa ini menimbulkan kerugian hingga miliaran rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh sisa api dupa sembahyang yang tidak sepenuhnya padam. Api dengan cepat membesar, melahap setidaknya 8 bangunan pelinggih di Pura Puseh.

Angin kencang yang bertiup di sekitar lokasi memperburuk situasi, menyebabkan api merembet ke Pura Panti yang berada di belakang Pura Puseh. Akibatnya, 6 bangunan pelinggih di Pura Panti ikut terbakar.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Pujawali Ring Puncak Karya Aci Purnama Kasa di Pura Pengubengan Besakih

Menurut I Made Putu Lae, Pecalang Desa Adat Culik, kebakaran pertama kali diketahui warga yang melihat kepulan asap tebal dari arah pura.

“Warga langsung menuju pura dan melihat kobaran api sudah membakar empat pelinggih di Pura Puseh,” ujar Made Putu Lae.

Warga segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak Desa dan Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem. Sementara menunggu bantuan tiba, warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, atap pelinggih yang terbuat dari bahan mudah terbakar serta angin kencang membuat api sulit dikendalikan.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Pujawali Ring Puncak Karya Aci Purnama Kasa di Pura Pengubengan Besakih

Kebakaran ini menghancurkan total 14 bangunan pelinggih, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp3 miliar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan menghitung total kerugian.

Pihak Desa Adat bersama pengelola pura berencana segera melakukan perbaikan dan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk mendapatkan bantuan rekonstruksi. Di sisi lain, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam memastikan dupa atau sumber api di pura telah benar-benar padam guna mencegah kejadian serupa.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News