Pameran 'Gallery of Art: Arts Beyond Boundaries' Apurva Kempinski Bali, Tampilkan Karya Lukis Diego Berel
Pameran 'Gallery of Art: Arts Beyond Boundaries' Apurva Kempinski Bali, Tampilkan Karya Lukis Diego Berel. Sumber Foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – The Apurva Kempinski Bali kembali menggelar pameran seni bertajuk Gallery of Art: Arts Beyond Boundaries, yang menghadirkan 13 lukisan karya Diego Berel, seorang pelukis muda dengan Down Syndrome, Jumat (29/11/2024).

Pameran ini bertujuan untuk menginspirasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keberagaman serta kesetaraan kesempatan, khususnya bagi seniman berkebutuhan khusus.

Salah satu karya Diego yang menarik perhatian adalah lukisan bertema Balinese Penjor. Sumber Foto : ads/bpn

Salah satu karya Diego yang menarik perhatian adalah lukisan bertema Balinese Penjor, yang pada tahun 2022 berhasil meraih penghargaan di The Holy Art Gallery London. Lukisan ini lahir dari kerinduannya terhadap Bali selama pandemi, mencerminkan kecintaan mendalamnya pada budaya Pulau Dewata.

Melody Siagian, Director of Marketing and Communication The Apurva Kempinski Bali, menegaskan bahwa seni memiliki kekuatan untuk menyatukan dan menghapus stigma.

“Kami berharap melalui Gallery of Art: Arts Beyond Boundaries, masyarakat dapat lebih menerima keberagaman dan mendukung teman-teman disabilitas. Seni adalah bahasa universal yang bisa dinikmati semua orang, tanpa memandang latar belakang atau kemampuan,” ujar Melody saat konferensi pers pada Jumat, 28 November 2024.

Ia juga menambahkan bahwa pameran ini menjadi wadah bagi seniman berkebutuhan khusus untuk berkembang di tingkat nasional dan internasional.

“Kami ingin menjadi inspirasi bagi generasi mendatang, mempromosikan semangat kebhinekaan melalui seni, budaya, dan tradisi,” tambahnya.

Diego Berel (kiri) dan Sandra orang tua dari Diego Berel (kanan). Sumber Foto : ads/bpn

Sandra, ibu dari Diego Berel, turut berbagi cerita tentang perjalanan Diego dalam dunia seni. Sejak bersekolah di SLB, Diego mulai menunjukkan bakatnya dalam melukis berkat dorongan dari para guru.

“Guru-gurunya melihat potensi besar dalam diri Diego. Kami pun bekerja sama dengan sekolah untuk memberikan pelatihan khusus. Melukis menjadi sarana ekspresi yang membantu perkembangan emosionalnya,” ungkap Sandra.

Lukisan Diego, lanjut Sandra, tidak hanya mencerminkan keindahan visual, tetapi juga kedalaman emosi yang ia rasakan. Setiap goresan cat adalah cerminan hati dan pikirannya, menjadikan karyanya unik dan penuh makna.

“Saya sangat bahagia Diego bisa berpartisipasi dalam acara ini. Ini adalah hadiah terbaik bagi Diego dan anak-anak berkebutuhan khusus lainnya,” ujar Sandra dengan haru.

Pameran ini menjadi langkah nyata The Apurva Kempinski Bali dalam mendukung inklusivitas dan membuktikan bahwa seni mampu menjadi jembatan untuk menghapus batasan dan menciptakan dunia yang lebih setara.(ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News