tabrak
Polisi saat melaksanakan olah TKP lakalantas pemotor menabrak pedagang ayam di Kilometer 3,4 Banjar Dinas Kembang Sari, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Sumber Foto : dar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Seorang pedagang ayam mengalami apes. Sebab saat berjualan di Kilometer 3,4 Banjar Dinas Kembang Sari, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng tertabrak sepeda motor yang diduga pengendaranya yang bernama Nyoman Ranti (57) mengalami epilepsi saat berkendara.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika menyampaikan kecelakaan itu terjadi Selasa (14/5/2024) sekitar pukul 09.00 WITA. Awalnya Ranti yang beralamat di Banjar Dinas Mandul, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng ini dengan membonceng Putu Swartini (55) dengan menaiki sepeda motor Honda Scoopy nomor polisi DK 5054 UAY dari arah Selatan menuju ke Utara. Mendekati lokasi kejadian tiba-tiba penyakit epilepsi yang dideritanya sejak lama kambuh.

Baca Juga :  Wali Kota Jaya Negara Dampingi Gubernur Koster Hadiri Upacara Tawur Karya Agung di Pura Payogan Agung Segara Rupek

Sontak hal itu membuat pengendara sepeda motor Honda Scoopy ini oleng ke kanan jalan. Namun malang bukannya aman tapi sepeda motor itu lantas menabrak seorang pedagang ayam potong bernama Desak Made Satiarini (40) hingga kecelakaan pun tidak bisa terhindarkan.

“Sesuai keterangan pihak keluarga, pemotor yang menjadi korban meninggal itu saat mendekati TKP diduga penyakit epilepsinya kambuh lalu oleng dan menabrak pedagang ayam dipinggir jalan,” ungkap AKP Darma.

Akibat kecelakaan tersebut Ranti dinyatakan meninggal karena mengalami pendarahan pada bagian telinga kanan, menderita penyakit epilepsi, serta ditambah cidera kepala berat. Sedangkan kondisi yang dibonceng masih tidak sadarkan diri karena mengalami pendarahan pada hidung, patah tulang pada tangan dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Paramasidhi Singaraja.

Kemudian kondisi pedagang ayam yang ditabrak juga harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Paramasidhi Singaraja lantaran mengalami sakit pada bagian pinggul serta benjol pada bagian kepala belakang.

Baca Juga :  Bupati Sutjidra Sebut Sampah sebagai Faktor Utama Penyebab Banjir di Baktiseraga

“Satu orang dinyatakan meninggal dunia, satu tidak sadarkan diri, dan satu lagi yakni pedagang ayam masih dirawat karena pinggulnya sakit dan benjol di kepala belakangnya. Sudah dilakukan olah TKP langsung usai kejadian itu,” ungkap AKP Darma.(dar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News