Perkosa
Ilustrasi Pemerkosaan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Sebuah screenshot diduga empat anak laki-laki sedang menyetubuhi seorang anak SMP beredar luas di media sosial. Pada gambar Screenshot tersebut juga berisi keterangan jika kejadian tersebut terjadi di Singaraja.

Dalam screenshot story tersebut nampak seorang anak perempuan yang sudah tidak berdaya dengan posisi badan tertidur serta dikelilingi empat orang anak laki-laki. Bahkan salah seorang anak laki-laki terlihat jelas sedang menyetubuhiku korban yang sudah terlihat lemas.

Kemudian screenshot yang sudah beredar di group WhatsApp berisi keterangan jika korban yang disebut masih kelas 9 SMP telah diperkosa oleh teman laki-lakinya yang berlokasi di Singaraja, Buleleng.

Baca Juga :  Tinjau Jalan Rusak di Alasangker, Wabup Supriatna Pastikan Perbaikan Bertahap Jadi Prioritas

“Tolong yang bisa viralin, tolong diviralin dia (korban) diperkosa sama temannya lokasi di Singaraja-Buleleng kelas 9 SMP,” tulis didalam screenshot.

Bahkan dalam screenshot tertulis awalnya anak perempuan itu diajak minum-minum oleh teman laki-lakinya. Setelah itu sekitar pukul 03.00 WITA korban langsung diajak berhubungan badan dengan empat teman laki-lakinya sekaligus.

“Dia (korban) pertamanya minum-minum dengan teman-teman cowoknya sesudah itu sekitar jam 03.00 (saya kurang tau) dia diajak berhubungan dengan 4 laki-laki sekaligus, tolong viralkan,” tulis didalam screenshot.

Di samping itu dalam screenshot juga ditulis akun korban serta dua akun terduga laki-laki yang terlibat dalam kejadian itu. Sedangkan dua akun lainnya tidak ada tercantum dalam screenshot.

Disisi lain Kanit IV Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng, IPDA I Ketut Yulio Saputra saat dikonfirmasi Senin (25/12/2023) soal telah beredar sebuah screenshot di media sosial seorang anak perempuan yang diduga sedang disetubuhi oleh empat orang anak laki-laki berlokasi di Singaraja. Pihaknya pun cukup kaget dan mengaku belum mendapat adanya laporan terkait screenshot tersebut.

Meski demikian setelah mendapat informasi terkait beredarnya screenshot itu, pihaknya mengaku akan melakukan penelusuran untuk memastikan kebenaran foto. Bahkan jika nantinya benar ada, pihaknya berharap korban melaporkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng untuk penanganan hukum lebih lanjut.

Baca Juga :  Buka Panggung Gembira TK se-Buleleng, Wardhany Sutjidra Tekankan Optimalisasi Golden Period Anak

“Belum ada laporan masuk, kami masih akan telusuri kebenarannya. Kami harap korban bisa melapor kesini supaya bisa mendapat penanganan lebih lanjut,” singkat dia.(dar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News