One Heatlh Sytem Rabies Center
Kepala UPTD Puskesmas I Denpasar Selatan saat memberikan paparan kepada tamu delegasi ASEAN tentang One Heatlh Sytem Rabies Center, di Puskemas I Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Puskesmas I Denpasar Selatan dalam penanganan kasus rabies di Kota Denpasar, khususnya Kecamatan Denpasar Selatan, menjadi kunjungan delegasi ASEAN dalam kegiatan Consultative Meeting for ASEAN Leaders Declaration on One Health Initiative, sebagai percontohan implementasi baik dari One Health System, pada Kamis (16/3/2023).

Dimulai dari tanggal 15-17 Maret, Kegiatan yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan (KEMENKES) Republik Indonesia ini diikuti oleh 100 orang delegasi dari 10 negara anggota ASEAN, dengan agenda meninjau percontohan implementasi One Health yakni pencegahan penularan penyakit pada hewan ke manusia.

Baca Juga :  Forhat Bali Dukung Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Pembangunan Berkelanjutan di Pulau Dewata

Kepala UPTD Puskesmas I Denpasar Selatan, Dr. Ni Komang Wulan Putri Tjatera saat dikonfirmasi menjelaskan, dalam menangani kasus zoonosis yang hal ini penyakit rabies, pihaknya menjalin kolaborasi bersama Balai Besar Veteriner dan Dinas Kesehatan Kota Denpasar, yang saling terintegrasi melalui Whatsapp Group.

“Dalam kolaborasi ini, kami kerap memberikan sosialiasi tentang pencegahan dan pertolongan pertama pada gigitan hewan, menjalin kerja sama pihak terkait untuk melakukan vaksinasi atau sterilisasi kepada hewan peliharaan, hingga pada penanganan pasien kasus gigitan hewan,” kata Dr. Wulan Putri Tjatera.

Baca Juga :  PKB XLVIII 2026 Libatkan 20 Ribu Seniman, Gubernur Koster Dorong Penyelenggaraan yang Profesional dan Bermutu

“Adanya kunjungan ini, tentu memberikan motivasi dan semangat kami untuk selalu berbenah dalam mewujudkan One Health System di Kecamatan Denpasar Selatan, namun tak lepas dari peran serta masyarakat yang turut aktif untuk bersama menjaga lingkungan hidup, khususnya hewan peliharaaan agar tetap sehat, dengan melakukan vaksin dan steril, agar terciptanya Kota Denpasar bebas dari rabies,” imbuhnya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News