Primakara University Dukung Literasi Digital Pelajar di MPLS, Edukasi Bahaya Cyberbullying hingga Judi Online
Primakara University Dukung Literasi Digital Pelajar di MPLS, Edukasi Bahaya Cyberbullying hingga Judi Online. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Primakara University menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang cerdas, aman, dan beretika di ruang digital melalui dukungan terhadap program Literasi Digital pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Denpasar.

Program ini merupakan kolaborasi yang dikoordinasikan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) dengan melibatkan Relawan TIK Provinsi Bali, Mafindo Bali, Timedoor, serta Primakara University.

Dukungan Primakara University diwujudkan dengan menerjunkan tenaga akademisi dan mahasiswa sebagai narasumber dalam kegiatan edukasi literasi digital.

Pemateri utama berasal dari Chief of Advisory Board Primakara University sekaligus Pengurus Pusat Relawan TIK Indonesia, I Gede Putu Krisna Juliharta, S.T., M.T., yang didampingi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Komang Teguh Bayu Pramana.

Baca Juga :  Primakara University Bekali Guru di Denpasar Kuasai Generative AI dan Literasi Digital Lewat Workshop Strategis

Program edukasi tersebut telah dilaksanakan di SMK PGRI 1 Denpasar pada 13 Juli 2026 dan SMP Negeri 15 Denpasar pada 16 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar mendapatkan pembekalan mengenai Literasi Digital dan Keadaban Digital melalui berbagai materi yang relevan dengan tantangan dunia digital saat ini.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan PP TUNAS (Peraturan Pemerintah Tunggu Anak Siap), pengelolaan waktu penggunaan gawai (screen time), etika bermedia sosial, hingga pencegahan ancaman digital seperti cyberbullying, phishing, kekerasan berbasis gender online (KBGO), serta maraknya praktik judi online yang menyasar kalangan pelajar.

Primakara University menilai peningkatan literasi digital menjadi kebutuhan penting agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara produktif sekaligus terlindungi dari berbagai risiko di dunia maya.

Di SMK PGRI 1 Denpasar, edukasi difokuskan pada penggunaan internet dan media sosial secara bijak, termasuk pentingnya mengatur durasi penggunaan gawai.

Peserta juga diperkenalkan dengan metode 20-20-20 sebagai salah satu cara menjaga kesehatan mata serta mengurangi dampak penggunaan perangkat digital secara berlebihan.

Selain itu, siswa diajak memahami pentingnya membangun jejak digital positif yang dapat memengaruhi peluang pendidikan maupun karier di masa depan.

Sementara di SMP Negeri 15 Denpasar, materi lebih menitikberatkan pada pembentukan karakter dan etika digital melalui tema “Keadaban Digital: Cerdas, Aman, dan Beretika”.

Baca Juga :  Sekolah Vokasi Terbesar di Bali, SMK PGRI 5 Denpasar Tutup MPLS dengan Pesan Bijak Bermedia Sosial

Dalam sesi tersebut, siswa dibekali kemampuan menyaring informasi sebelum membagikannya, mengenali modus judi online yang sering berkedok permainan digital, serta memahami bahaya cyberbullying dan praktik doxxing.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan Deklarasi Digital Bersama yang diikuti seluruh peserta.

Melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan komunitas literasi digital, Primakara University berharap para pelajar mampu memanfaatkan teknologi secara lebih bijak, produktif, dan bertanggung jawab.

Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada teknologi informasi dan technopreneurship, Primakara University menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi digital masyarakat melalui berbagai program edukasi yang berkelanjutan.(*/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News