Bude Novi
Bude Novi Tekankan Pemahaman Empat Elemen Astrology untuk Mengenal Diri. Sumber Foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Praktisi mistisisme Jawa (Kejawen) sekaligus pembaca tarot di Ubud, Noviana Kusumawardhani atau yang akrab disapa Bude Novi, menekankan pentingnya memahami elemen kehidupan melalui teori astrology atau perbintangan. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan yang digelar di The Ambengan Tenten (TAT), Denpasar, Sabtu 4 April 2026.

Menurut Bude Novi, astrology dapat memberikan wawasan mengenai pola emosi dan perilaku manusia. Melalui pemahaman tersebut, seseorang dapat lebih mengenali karakter, potensi, serta tantangan yang ada dalam dirinya.

Ia menjelaskan bahwa dalam astrology terdapat empat elemen utama, yakni Api, Udara, Tanah, dan Air. Keempat elemen tersebut berkaitan dengan konsep keseimbangan antara Bhuana Agung (makrokosmos) dan Bhuana Alit (mikrokosmos), yang dalam filosofi spiritual memaknai bahwa apa yang terjadi di alam semesta juga tercermin dalam diri manusia.

“Ketika kita memahami elemen, kita akan semakin mengenal diri sendiri, termasuk kelebihan dan kekurangan yang kita miliki. Pemahaman ini pada akhirnya bisa membawa harmoni, bahkan perdamaian di dunia,” ujar Bude Novi.

Lebih lanjut ia memaparkan karakteristik dari masing-masing elemen dalam astrology.

Elemen Api meliputi Aries, Leo, dan Sagittarius, yang juga diasosiasikan dengan simbol Naga, Monyet, dan Tikus. Elemen ini dikenal memiliki sifat bersemangat, energik, dan spontan. Dalam hubungan asmara, individu dengan elemen api cenderung mencari kekaguman serta menyukai kegembiraan. Mereka membutuhkan pengakuan dan kebebasan, namun memiliki tantangan berupa ego yang tinggi serta sifat impulsif.

Elemen Tanah yang mencakup Taurus, Virgo, dan Capricorn, serta simbol Ular, Ayam, dan Sapi, dikenal memiliki karakter setia, praktis, dan dapat diandalkan. Dalam hubungan, mereka cenderung fokus pada komitmen jangka panjang dan mengekspresikan kasih sayang melalui stabilitas. Elemen ini membutuhkan rasa aman, namun sering menghadapi tantangan berupa sikap keras kepala dan kecenderungan menolak perubahan.

Elemen Udara terdiri dari Gemini, Libra, dan Aquarius, yang juga dikaitkan dengan simbol Kuda, Anjing, dan Harimau. Karakter utama elemen ini adalah cerdas, komunikatif, dan jenaka. Dalam hubungan, elemen udara menghargai kreativitas serta percakapan yang mendalam. Mereka membutuhkan ruang dan dialog terbuka, namun kerap menghadapi tantangan berupa ketidakkonsistenan.

Sementara itu, Elemen Air mencakup Cancer, Scorpio, dan Pisces, serta simbol Kambing, Babi, dan Kelinci. Elemen ini dikenal memiliki sifat intuitif, penuh perhatian, dan emosional yang mendalam. Dalam hubungan asmara, mereka cenderung protektif dan menyukai kedekatan batin. Mereka membutuhkan keamanan emosional serta ikatan perasaan, namun memiliki tantangan berupa emosi yang mudah tersulut dan kecenderungan menyimpan dendam.

Meski demikian, Bude Novi menegaskan bahwa pemahaman mengenai elemen dalam astrology bukan untuk menentukan kecocokan seseorang dengan orang lain. Menurutnya, pemahaman tersebut lebih diarahkan sebagai sarana introspeksi diri agar seseorang dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih sadar dan seimbang.

“Elemen ini bukan soal cocok atau tidak dengan orang lain. Ini lebih kepada memahami diri sendiri, agar kita bisa berkembang dan hidup lebih selaras,” pungkasnya. (ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News