Kebakaran Hebat di Karangasem, Rumah Warga Tista Ludes dan Kerugian Capai Rp300 Juta
Kebakaran Hebat di Karangasem, Rumah Warga Tista Ludes dan Kerugian Capai Rp300 Juta. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Musibah kebakaran melanda sebuah rumah warga di Banjar Dinas Tista Tengah, Desa Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, pada Minggu (9/11/2025) malam.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah barang berharga milik korban, mulai dari peralatan elektronik, perhiasan emas, hingga uang tunai jutaan rupiah, ludes terbakar.

Kebakaran menimpa rumah milik I Wayan Merta (67). Saat kejadian, korban tengah berada di ruang tamu ketika mencium bau terbakar yang berasal dari arah dapur.

Ketika dicek, api sudah merambat cepat ke bagian atap rumah, disertai kepulan asap tebal.

Baca Juga :  Rumah Ludes Terbakar, Buruh Asal Menyali Alami Kerugian Capai Rp100 Juta

Sadar situasi membahayakan, Wayan Merta segera berlari keluar sambil berteriak meminta pertolongan warga.

Warga sekitar pun berupaya memadamkan api menggunakan air seadanya, namun kobaran semakin membesar karena material bangunan yang mudah terbakar.

Tak lama setelah laporan diterima, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem tiba di lokasi dengan tiga unit armada dan 11 personel.

Tim langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke rumah warga lain. Namun sayangnya, bangunan rumah berukuran sekitar 7×5 meter itu tidak bisa diselamatkan.

Baca Juga :  Lalai Matikan Dupa Usai Sembahyang, Toko Sembako di Panji Ludes Terbakar

Seluruh isi rumah, termasuk televisi, kulkas, lemari, kasur, pakaian, perhiasan emas, surat-surat penting, serta uang tunai jutaan rupiah, hangus terbakar.

Kapolsek Abang, AKP I Komang Gede Susiawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa, namun korban mengalami kerugian material yang cukup besar.

“Untuk penyebab kebakaran masih kami selidiki lebih lanjut. Kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta,” ujar AKP Susiawan, Senin (10/11/2025).

Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lapangan untuk mengetahui sumber api, termasuk kemungkinan korsleting listrik atau kelalaian penggunaan alat rumah tangga.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News