BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Warga di kawasan Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, digemparkan oleh dugaan percobaan pembegalan yang terjadi di jalur Tegenan menuju Munggal (Kedungdung) pada Minggu (9/11/2025) malam.
Peristiwa ini sontak membuat masyarakat sekitar waspada, mengingat jalur tersebut dikenal cukup sepi dan minim penerangan saat malam hari.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban bernama Kadek Wawan tengah berbelanja di sebuah warung di sekitar lokasi kejadian ketika menyadari dirinya diekori oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai motor Yamaha N-Max hitam tanpa plat nomor.
Usai berbelanja, korban sempat berpindah ke warung lain di kawasan Dong Sumadi, namun kedua pelaku tetap mengikuti dari belakang.
Kondisi semakin mencekam ketika kedua orang tersebut diketahui menggunakan celana jins hitam, jaket hitam, serta penutup wajah (srobong) yang hanya memperlihatkan mata, membuat identitas mereka sulit dikenali.
Menurut keterangan korban, saat melintas di dekat Balai Banjar, pelaku sempat berhenti lalu berputar arah dan mengejar korban, sambil berteriak meminta korban berhenti dengan alasan ingin berbicara.
Merasa curiga dan takut, Wawan memilih tancap gas dan terus melaju hingga mencapai pertigaan jalan. Di lokasi itu, ia bertemu warga lain yang sedang melintas dan segera meminta pertolongan.
Melihat situasi tidak menguntungkan, kedua pelaku kemudian melarikan diri ke arah Besakih. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Rendang, Kompol Made Berata, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan percobaan pembegalan tersebut.
“Masih kami selidiki. Kemarin personel sudah kami turunkan ke lokasi untuk mengecek dan mendalami informasi tersebut,” ujar Kompol Made Berata, Senin (10/11/2025).
Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menghimpun keterangan warga sekitar dan menelusuri kemungkinan rekaman CCTV di jalur yang dilalui korban.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Rendang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur sepi pada malam hari.
Masyarakat juga diminta segera melapor ke aparat terdekat jika melihat aktivitas mencurigakan, guna mencegah potensi tindak kejahatan serupa di wilayah Karangasem bagian utara ini.
Peristiwa ini kini menjadi perhatian publik, terutama di kawasan Besakih dan sekitarnya, yang berharap pihak kepolisian segera dapat mengungkap identitas pelaku dan memperketat patroli malam demi menjaga keamanan warga.(st/bpn)













