
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Yayasan Merta Bali Mesari resmi menggelar upacara melaspas Dapur Merta Bali Gizi (MBG) di Desa Pretima, Kecamatan Karangasem, pada Selasa (15/10/2025). Upacara ini menjadi tanda kesiapan fasilitas gizi tersebut untuk segera beroperasi melayani masyarakat.
Ketua Yayasan Merta Bali Mesari, I Ketut Wisnana, menjelaskan bahwa pembangunan Dapur MBG merupakan hasil kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Proses pembangunan yang berdiri di atas lahan seluas 400 meter persegi ini telah dikebut agar bisa rampung sesuai target.
“Hari ini kami melaspas, semoga awal November ini sudah bisa beroperasi. Sekarang kita tinggal menunggu tahap proses verifikasi akhir,” ujar Wisnana.
Dapur MBG di Pretima menjadi salah satu dari lima unit fasilitas gizi yang dibangun di Kabupaten Karangasem. Dua di antaranya berlokasi di wilayah Seraya dan Pretima. Namun, hingga saat ini, hanya dapur MBG di Pretima yang telah selesai 100 persen dan siap diverifikasi sebelum resmi beroperasi.
Dalam tahap operasionalnya nanti, dapur MBG ini akan melibatkan sekitar 50 tenaga kerja, termasuk tiga tenaga ahli dari pusat yang terdiri atas ahli gizi, akuntan, dan tenaga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Yayasan juga tengah melengkapi sejumlah dokumen penting seperti sertifikat halal, surat sanitasi, serta hasil uji kelayakan air, untuk memastikan seluruh pelayanan memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.
Lebih lanjut, Wisnana menyebutkan bahwa satu dapur MBG nantinya akan melayani sekitar 3.500 penerima manfaat, mulai dari ibu hamil hingga anak-anak sekolah di berbagai jenjang pendidikan, mencakup lebih dari 20 sekolah dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA di wilayah Karangasem.
Pihaknya berharap, kehadiran dapur MBG dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal melalui pengelolaan yang transparan dan profesional.(st/bpn)












