Sampah
Mulai 14 April 2025, DLH Karangasem Hanya Angkut Sampah yang Sudah Dipilah. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karangasem mulai menerapkan kebijakan tegas terkait pengelolaan sampah. Mulai Rabu, 14 April 2025, DLH tidak akan mengangkut sampah yang belum dipilah secara mandiri oleh masyarakat, sebagai upaya memperkuat program pemilahan sampah berbasis sumber.

Langkah ini diambil menyusul kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Butus yang sudah mengalami kelebihan kapasitas (overload). Meski sosialisasi pemilahan sampah telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, namun partisipasi warga dinilai masih minim.

“Per kemarin kami lebih tegas terkait pengangkutan sampah. Jika sampah yang ditaruh di depan rumah atau gang belum dipilah dan tidak sesuai jadwal, tidak akan diangkut oleh petugas,” tegas Kepala DLH Karangasem, I Nyoman Tari, Kamis (15/5/2025).

Baca Juga :  Komit Dukung Bali 100 Persen Memilah Sampah, Wabup Pandu Ajak Masyarakat Mulai dari Rumah

DLH Karangasem juga telah menetapkan jadwal pembuangan sampah berdasarkan jenisnya:

  • Sampah organik: boleh dibuang pada Minggu, Senin, Selasa, Kamis, dan Jumat
  • Sampah plastik dan non-organik: hanya boleh dibuang pada Rabu dan Sabtu

Petugas kebersihan akan melakukan pengangkutan mulai pukul 06.00 WITA hingga 07.00 WITA, sehingga warga diimbau menaruh sampah sebelum pukul 06.00 WITA di depan gang atau rumah.

DLH akan melakukan pemantauan selama beberapa minggu ke depan. Jika ditemukan penumpukan sampah campuran, DLH masih akan melakukan pengangkutan sementara. Namun jika pelanggaran terus terjadi, petugas akan berjaga langsung di titik-titik pembuangan untuk mengedukasi warga yang belum mematuhi kebijakan tersebut.

Baca Juga :  Komit Dukung Bali 100 Persen Memilah Sampah, Wabup Pandu Ajak Masyarakat Mulai dari Rumah

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengurangi beban TPA dan membangun budaya pengelolaan sampah dari sumbernya secara berkelanjutan. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News