
BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Pemerintah Kabupaten Karangasem menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh gerakan Bali 100 Persen Memilah Sampah sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, saat menghadiri Rapat Teknis Koordinasi Bali 100 Persen Memilah Sampah di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (10/6/2026).
Rapat yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia bersama Gubernur Bali itu dihadiri seluruh kepala daerah se-Bali guna menyatukan langkah dalam mempercepat pengelolaan sampah berbasis sumber melalui pemilahan sejak dari rumah tangga. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen mewujudkan Bali yang bebas dari persoalan sampah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati yang akrab disapa Guru Pandu menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karangasem siap menjalankan seluruh kebijakan dan arahan yang telah disepakati bersama demi menyukseskan gerakan tersebut.
“Persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Pemkab Karangasem siap mendukung penuh program Bali 100 Persen Memilah Sampah dan segera menindaklanjuti arahan yang disampaikan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Bali,” tegasnya.
Menurut Pandu, pemilahan sampah sejak dari sumber merupakan langkah paling efektif untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA), sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari sampah yang masih memiliki potensi untuk didaur ulang.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Karangasem akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, sekolah, komunitas, pelaku usaha, hingga masyarakat umum agar budaya memilah sampah dapat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami akan memperkuat koordinasi dengan desa, sekolah, komunitas, pelaku usaha hingga masyarakat umum agar budaya memilah sampah menjadi kebiasaan sehari-hari. Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama untuk menjaga alam Karangasem dan Bali bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menilai keberhasilan gerakan memilah sampah akan memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga bagi masyarakat. Mulai dari menjaga kebersihan kawasan, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, hingga memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata yang bersih, nyaman, dan ramah lingkungan.
“Komitmen ini sejalan dengan visi Karangasem yang AGUNG. Lingkungan yang bersih merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(adv/bpn)












