BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Seorang pria berusia 26 tahun bernama Gede Edi Pujana asal Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Buleleng ditemukan dalam kondisi sudah tergantung di pohon lamtoro. Hal tersebut sontak membuat keluarga tidak menyangka sebab selama ini diketahui korban tidak ada permasalahan, namun sebelum ditemukan meninggal korban sempat hilang selama dua hari.
Menurut informasi jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua orang saksi yang telah mendapatkan kabar jika korban hilang sudah sejak dua hari. Awalnya kedua saksi mencari disekitar areal rumah mereka pada Minggu (2/3/2025) sekitar pukul 15.30 WITA. Namun saat di areal kebun yang berada di belakang rumah milik salah satu saksi. Ternyata Gede Edi Pujana telah dalah kondisi tergantung memakai pakaian lengkap dengan sepatu boat.
Kaget melihat hal itu, kedua saksi kemudian melaporkan penemuan itu ke pihak terkait, agar dibantu menurunkan dan membawa jenazah korban kembali ke rumahnya.
“Korban sudah dua hari tidak kelihatan di rumah, sehingga dicari. Namun ditemukan sudah tergantung pada pohon lamtoro,” jelas Kapolsek Banjar, Kompol I Gede Putu Semadi, Senin (3/3/2025).
Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Banjar II, ditemukan bekas luka yang menunjukkan tanda-tanda gantung diri. Meski begitu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kompol Semadi menyebut, keluarga korban menerima ikhlas peristiwa tersebut. Apalagi dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
“Sesuai penjelasan keluarga, korban tidak mengidap penyakit khusus, tidak ada permasalahan keluarga, dan melakukan aktivitas sebelumnya seperti biasa,” pungkas dia.(dar/bpn)













