Paralayang
Heboh! Paralayang Melintas di Lereng Gunung Agung, Diduga Dilakukan WNA. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Warga di sisi selatan lereng Gunung Agung, Karangasem, Bali, dikejutkan oleh aktivitas paralayang yang tiba-tiba melintas di atas pemukiman mereka pada Jumat (6/12/2024) pagi. Peristiwa ini memicu kehebohan di masyarakat, terutama setelah rekaman video aktivitas tersebut ramai dibagikan di media sosial.

Salah seorang warga asal Selat, Karangasem, Ketut Urip, mengaku melihat paralayang tersebut secara tidak sengaja.

“Itu tadi pagi sekitar pukul 07.15 WITA. Kebetulan menoleh ke atas dan tidak sengaja melihat ada paralayang melintas di langit,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Pujawali Ring Puncak Karya Aci Purnama Kasa di Pura Pengubengan Besakih

Rekaman video yang memperlihatkan seseorang yang diduga warga negara asing (WNA) tengah melakukan aktivitas paralayang dari kawasan lereng Gunung Agung viral di media sosial. Video tersebut memicu berbagai komentar, terutama terkait keamanan dan izin atas aktivitas tersebut di kawasan suci Gunung Agung.

Ketua Forum Pemandu Wisata Pendakian Gunung Agung, I Ketut Mudiada, saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kapan dan siapa pelaku paralayang tersebut. Namun, ia menduga lokasi tersebut berada di lereng dekat puncak sisi selatan Gunung Agung, sesuai dengan posisi meluncur yang terlihat dalam video.

“Kami masih mencari informasi lebih lanjut. Kalau dilihat dari video, sepertinya memang di kawasan lereng Gunung Agung,” ujar Mudiada.

Baca Juga :  Hormati Pujawali di Pura Pengubengan, Pendakian Gunung Agung Ditutup Sementara Selama Sepekan

Aktivitas paralayang di kawasan Gunung Agung, yang memiliki nilai sakral bagi masyarakat Bali, menimbulkan kekhawatiran terkait izin aktivitas di area tersebut, terutama jika dilakukan oleh pihak asing tanpa koordinasi dengan otoritas setempat. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas pelaku maupun izin yang dikeluarkan untuk aktivitas paralayang tersebut.

Kejadian ini mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap kegiatan wisata di kawasan Gunung Agung, terutama untuk menjaga keamanan dan menghormati nilai-nilai budaya lokal.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News