
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah tempat penyimpanan beras (Jineng, red) dan satu unit mobil di Jalan Pulau Komodo, Kelurahan Banyuning Kecamatan/Kabupaten Buleleng pada Selasa (10/9/2024) sekitar pukul 02.00 WITA.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika mengatakan kejadian yang menimpa tempat milik Nyoman Arnawa (58) tersebut pertama kali diketahui tetangganya bernama Putu Eka Juniari (31). Awalnya saksi bangun untuk membuatkan susu anaknya, akan tetapi setelah masuk ke dapur. Saksi mendengar seperti ada suara ledakan kaca dari samping rumahnya. Karena kaget saksi lalu mengecek keluar rumah dan melihat kobaran api yang sudah besar di lumbung atau Jineng milik korban.
Melihat kejadian tersebut kemudian saksi membangunkan korban. Saat itu, korban sedang tertidur di rumahnya yang tidak jauh dari lokasi Jineng. Selanjutnya, secara bersama-sama berusaha memadamkan api dengan air seadanya, karena api terus membesar dan merembet ke mobil. Kemudian korban berupaya menghubungi pihak damkar.
“Diperkirakan kejadian tersebut disebabkan arus pendek listrik yang berasal dari kabel yang melintang disekitaran lumbung,” jelas AKP Darma, Rabu (11/9/2024).
Meski begitu beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kebakaran tersebut, akan tetapi korban mengalami kerugian hingga Rp100 juta. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus kebakaran tersebut.
Disisi lain, Plt Kepala Sinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Gede Gunawan AP menerangkan pihaknya menerima laporan adanya kebakaran sekitar pukul 02.00 WITA dini hari. Atas laporan itu, pihaknya langsung menerjunkan 13 Personil dengan 3 unit armada damkar. Beruntung api dapat segera dipadamkan sebelum merembet ke rumah maupun bangunan lainnya yang berada di dekat sumber api.
“Kami kerahkan 13 personel dengan 3 Unit Armada Damkar. Proses pemadaman berlangsung selama 60 menit,” singkat dia.(dar/bpn)












