UMKM
Pemkab Buleleng Ingin UMKM Diuntungkan oleh Pasar Digital. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng getol mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal Kabupaten Buleleng untuk bertransformasi ke digital. Demikian, UMKM Buleleng bisa memenuhi pasar digital yang ada, sehingga bisa mendapatkan keuntungan dan semakin berkembang.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa saat ditemui usai mewakili Penjabat Bupati Buleleng membuka Gerakan Memajukan (GeMa) UMKM Buleleng di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Buleleng, Kamis (9/11/2023).

Suyasa menyampaikan bahwa UMKM yang ada saat ini diharapkan untuk bisa naik kelas. Yang dimaksudkan dengan naik kelas, adalah bertransformasi dari ruang atau cara yang konvensional ke ruang digital. Baik dari transaksi ekonomi, serta pemasarannya. Menurutnya, saat ini ruang digital lebih luas dan berpotensi menghasilkan dibandingkan hanya mengandalkan transaksi di ruang konvensional.

“Karena ruang transaksi ekonomi ada di digital. pemerintah juga sedapat mungkin non tunai, transaksinya melalui digitalisasi. Itu semua harus berlari kesana,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Buleleng Fokus Kurangi Kesenjangan Gender Melalui Pelatihan PPRG

UMKM yang ingin berkembang dan tidak tergerus zaman dan tetap eksis keberadaannya, harus masuk ke dunia digital. Utamanya, supaya UMKM memiliki akses dan bisa meraup untung dari transaksi yang berada  di ruang digital. Menurutnya, upaya transformasi digital dari UMKM akan bisa diukur dari berapa yang telah berhasil masuk ke ruang digital. Serta berapa yang punya transaksi bisnis di ruang digital.

“Kita punya 67.000 UMKM, kalau bisa semuanya bisa masuk ke ruang digital. Karena kalau ruang konvensional pasarnya pasti sempit. Sekarang juga sudah berpindah pasar konvensional ke digital,” ungkap Suyasa.

Baca Juga :  Setubuhi Anak Kandung Sendiri, Caleg Gagal Terancam 15 Tahun Bui

Transformasi yang dimaksud, akan terus diupayakan. Karena bisnis dan dunia ekonomi memang hakikatnya dinamis dan terus berkembang. Suyasa juga menekankan, bahwa keberadaan gedung PLUT di Kabupaten Buleleng gunanya adalah untuk mendidik mendampingi UMKM yang belum, sehingga bisa naik kelas. Sehingga nantinya bisa memiliki ruang transaksi yang lebih luas.

“Upaya yang kita lakukan adalah pendampingan, membantu (merancang) kemasan, melakukan kegiatan seperti Gema UMKM ini. Karena kalau sudah masuk ruang digital, branding dan kemasan semuanya harus terjamin,” kata dia.

Baca Juga :  Nikmat Tegukan Kopi dan Asal-Usulnya, Sajian Spesial Heritage Coffee Farm & Roastery

Gerakan Memajukan (GeMa) UMKM Buleleng dilaksanakan dengan tema Melalui Transformasi Digital Kita Wujudkan Umkm Naik Kelas Yang Berdaya Saing. Tujuan GeMa UMKM ini ialah untuk mendorong transformasi digital dan pengembangan kemitraan usaha dari UMKM. Serta upaya peningkatan kapasitas SDM dan kualitas produk UMKM. GeMa UMKM dilaksanakan dari tanggal 9 s/d 10 nopember dan diikuti 150 pelaku UMKM.(adv/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News