Pasar Murah
Tekan Inflasi Harga Jelang Nyepi, Pemkab Tabanan Gandeng Bulog Gelar Pasar Murah. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Jelang Hari Raya Nyepi 1945 Caka, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) gelar operasi Pasar Murah yang berlangsung melalui beberapa rangkaian kegiatan dan dimulai sejak senin 13 Maret hingga hari ini, Kamis (16/3/2023).

Diinisiasi oleh Sekda Dr. I Gede Susila, S.Sos., M.Si., operasi Pasar Murah hasil kerja sama dengan Bulog ini merupakan salah satu langkah strategis yang terus ditempuh dalam mengantisipasi angka inflasi serta kenaikan harga yang akan terjadi jelang Hari Raya. Di mana, komoditas yang berpengaruh sebagian besar adalah kebutuhan premier sehari-hari.

Baca Juga :  Libatkan serta Berdayakan Seniman dan Kuliner Lokal, Bupati Sanjaya Buka Marga Festival 2024 

Operasi pasar murah menawarkan harga yang tergolong lebih murah dibandingkan dengan harga yang beredar di pasaran. Oleh sebab itu, pelaksanaannya pun dirangkaikan dalam beberapa tahap dan lokasi. Yang pertama di halaman Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan pada tanggal 13 maret, dilanjutkan pada tanggal 15 Maret di Pasar Baturiti Tabanan dan 16 Maret di Pasar Kediri Tabanan. Lokasi yang strategis juga dipilih untuk memudahkan akses masyarakat saat berbelanja di Pasar murah.

Komoditas bahan pangan yang dihadirkan di Pasar Murah ini mengutamakan pada kebutuhan Beras, Gula dan Minyak goreng yang ditawarkan dengan beragam variasi dan harga, diantaranya Beras vitamin yang dibanderol dengan harga Rp12.000/kg, Beras medium, Rp8.500/kg, Beras premium, Rp11.000/kg. Kebutuhan minyak goreng pun dapat dibeli dengan harga yang relatif terjangkau, mulai dari Rp13.500/1 liter dengan kualitas yang baik, Minyak merek Rosebrand, Rp17.000/liter dan Gula pasir, Rp13.500/kg.

Baca Juga :  Bupati Sanjaya Resmi Lantik 1.542 PPPK Formasi tahun 2023 dan CPNS Formasi PTDI-STTD 

Terbukti diminati masyarakat, operasi pasar murah yang dilakukan bertahap tersebut mampu menembus akumulasi angka pembelian di lebih dari 800 item. Hal tersebut tentunya jika dilakukan secara berkala, akan berimplikasi pada pengendalian angka inflasi yang signifikan, tidak hanya saat jelang hari raya, tetapi juga dapat meraih kestabilan harga dalam pemenuhan kebutuhan harian.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Tabanan, Srinadha Giri menerangkan, kenaikan harga pasti terjadi saat mendekati Hari Raya, terutama pada bahan-bahan pokok yang ada di pasar.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Tabanan Terima Studi Lapangan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Mahkamah Agung RI

“Kami tim TPID Kabupaten Tabanan bekerjasama dengan Bulog, pada hari ini melaksanakan operasi pasar dengan beras, gula dan minyak goreng, kami harapkan ini dapat membantu masyarakat dalam menyambut pelaksanaan hari Raya Nyepi,” tandasnya.

Nantinya Pasar Murah akan kembali beroperasi dengan menjual 10 Kebutuhan Bahan Pokok jelang Ramadhan 2023.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News