Pasraman Hindu
Gerakan #BangunNegeri Kolaborasi dengan Binroh Hindu Telkom Ajarkan Pendidikan Karakter di Pasraman Hindu. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, SURAKARTA – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Surakarta bersama dengan Bina Rohani (BINROH) Hindu PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melaksanakan Gerakan #BangunNegeri dengan tajuk Mengabdi Membangun Manusia yang dilaksanakan pada 11-12 Maret 2023 di Surakarta, Jawa Tengah.

Gerakan #BangunNegeri yang dilaksanakan berupa pendidikan karakter, pendidikan agama dan budi pekerti, latihan tari dan pembagian buku sekolah di dua Pura wilayah Kota Surakarta.

“Kegiatan yang kami laksanakan berupa gerakan #BangunNegeri yang kami isi dengan berbagai kegiatan diantaranya pendidikan karakter, pendidikan agama dan budi pekerti, Latihan menari dan pembagian buku sekolah di Pura Indra Prastra dan Pura Sedalem Kota Surakarta,” ujar Desak selaku Koordinator Gerakan #BangunNegeri

Desak menambahkan bahwa pendidikan bagi anak-anak sangat penting, khususnya untuk membentuk mentalitas dan kecerdasan yang komprehensif bagi anak anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Baca Juga :  Permudah Cari Mobil Bekas Berkualitas, Honda Resmikan Honda Union Auto di Kota Palembang

Dalam pandangan Desak, bahwa dalam membangun keseimbangan perilaku anak-anak dalam mengakses pendidikan dan media sosial sangat penting, anak anak hari ini juga harus ditumbuhkan kembali budaya membaca dan kreativitasnya.

“Pendidikan anak anak harus mendapatkan perhatian serius untuk membentuk mentalitas dan kecerdasan pada anak, mengembalikan budaya membaca dan kreativitas pada anak turut menjadi perhatian serius,” terang Desak.

Melalui Gerakan #BangunNegeri bersama Binroh Hindu Telkom Indonesia diharapkan mampu mengurangi jumlah anak putus sekolah dengan prioritas anak anak kurang mampu dan kesulitan mengakses pendidikan.

“Gerakan #BangunNegeri yang kita laksanakan bersama Binroh Hindu Telkom Indonesia kita harapkan mampu membantu mengurangi jumlah anak putus sekolah, prioritas sasaran kegiatan kita ini adalah anak-anak kurang mampu yang terancam putus sekolah,” tutup Desak.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News