Ngaturang Bhakti Pujawali
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster melaksanakan Bhakti Pujawali di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan, Denpasar bertepatan dengan Hari Suci Kuningan, Sabtu (14/1/2023). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Jajaran Pemkot Denpasar melaksanakan Bhakti serangkaian Pujawali di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan, Denpasar, bertepatan dengan Hari Suci Kuningan, Sabtu (14/1/2023) untuk selanjutnya nyejer hingga Selasa (17/1/2023). Pelaksanaan Bhakti Pujawali dihadiri langsung Gubernur Bali, Wayan Koster, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana.

Tampak hadir pula Panglingsir Puri Kesiman, A.A Ngurah Gede Kusuma Wardana, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana serta masyarakat dan pemedek yang datang silih berganti sejak pagi hari untuk menghaturkan bhakti.

Baca Juga :  32 Tahun TPA Tunggadewi UGM Diharap Perkuat Karakter Anak Bangsa

Diiringi suara kidung dan gender wayang, pelaksanaan upakara diawali dengan sesolahan Tari Topeng Wali, dilanjutkan dengan Tari Rejang Dewa. Puncak Pujawali dilaksanakan dengan persembahyangan bersama yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Sari Arimbawa, Griya Tegal Sari, Denpasar dan Ida Pedanda Budha Jelantik Giri, Griya Gunung Sari, Ubud.

Panglingsir Puri Kesiman, A.A Ngurah Gede Kusuma Wardana didampingi I.B Gede Pidada selaku Prawartaka Karya menjelaskan, pelaksanaan Pujawali di Pura Sakenan Kota Denpasar kali ini kembali dilaksanakan dengan normal lantaran sudah dicabutnya PPKM. Namun demikian, secara tattwa, pelaksanaan pujawali tetap berlangsung sebagaimana tahun sebelumnya. Meski demikian, masyarakat yang hadir diharapkan untuk tetap menerapkan prokes dan tidak menggunakan plastik sekali pakai.

Baca Juga :  Wabup Suiasa Hadiri Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Gratis

“Secara tattwa pelaksanaan upakara tetap sama, dan untuk tahun ini tidak dilaksanakan pembatasan sebagaimana tahun sebelumnya, sehingga dalam Pujawali Ida Bhatara Nyejer selama 3 hari, hal itu karena PPKM sudah resmi dicabut, namun pemedek diharapkan tetap disiplin dan tidak menggunakan plastik sekali pakai,” ujarnya sembari menegaskan agar pemedek datang bergantian hingga upacara penyineban pada Selasa (17/1/2023) mendatang.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Winawa usai persembahyangan mengatakan, bahwa pelaksanaan Bhakti Piodalan ini dilaksanakan sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk menciptakan kerahayuan jagat. Karenanya sudah sepatutnya seluruh elemen masyarakat, utamanya krama untuk menjadikan ini sebagai sebuah momentum dalam menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana

Baca Juga :  129 Siswa Kejar Paket B di Denpasar Ikut UNBK, Ini Jadwalnya

“Dengan pelaksanaan upacara ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana,” ujar Jaya Negara sembari mengucapkan Rahajeng Rahina Kuningan bagi umat se-Dharma

Usai melaksanakan Bhakti Pujawali di Pura Dalem Sakenan, Wali Kota Jaya Negara bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara melaksanakan Bhakti Pujawali di Pura Dalem Susunan Wadon yang juga berlokasi di Kawasan Desa Adat Serangan.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini