Kebakaran
Situasi saat rumah Nyoman Saka yang ada di Jalan Pulau Samosir Nomor 23, Kelurahan Penarukan, Buleleng terbakar. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Sebuah rumah milik warga di Jalan Pulau Samosir Nomor 23, Kelurahan Penarukan, Buleleng bernama Nyoman Saka (82) ludes terbakar pada Senin (26/12/2022) sekitar pukul 17.30 WITA. Usut punya usut dugaan terbakarnya rumah pensiunan guru itu disebabkan oleh kompor yang lupa dimatikan dan ditinggal keluar rumah.

Peristiwa kebakaran itu diketahui pertama kali oleh salah seorang warga bernama Gede Sumayadnya, 50 yang kebetulan sedang melintas di belakang rumah korban sekitar pukul 17.39 WITA. Ketika itu Sumayadnya melihat api sudah menyembur dari loster dapur korban, saat dilihat ternyata rumah dalam keadaan kosong.

Baca Juga :  TMMD Ke-99 Kodim 1619/Tabanan Berdayakan Masyarakat

Tanpa berpikir panjang saksi sambil minta pertolongan langsung menuju ke depan rumah korban agar warga di sekitar bisa membantu memadamkan api yang ada dibagian dapur korban. Kemudian tidak berselang lama teriakan saksi didengar warga sekitar sampai akhirnya tetangga didepan rumah korban bernama Komang Andi, 30 menghubungi Pemadam kebakaran.

“Api pertama diketahui muncul dari dapur dan dilihat oleh saksi (Sumayadnya) yang kebetulan melintas setelah ditengok ternyata rumah dalam kondisi kosong. Korban saat itu diperkirakan sedang keluar sehingga rumah dalam kondisi kosong,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya.

Baca Juga :  Mohon Kerahayuan Jagat, Bupati Sanjaya Hadiri Karya Pamahayu Buana di Pura Penataran Agung Ulundanu Beratan

Selang beberapa menit akhirnya 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) datang untuk memadamkan kobaran api yang semakin membesar. Api pun begitu cepat membakar habis rumah Nyoman Saka, akhirnya api baru bisa dipadamkan sekitar 2 jam atau sekitar pukul 20.20 WITA tanpa ada korban jiwa. Kini akibat kebakaran tersebut seluruh bangunan rumah beserta isinya dengan luas 1,5 are ludes terbakar.

“Untuk penyebab pasti kebakaran kita masih melakukan penyelidikan. Namun menurut informasi korban ini sering lalai saat sedang memasak ditinggal keluar rumah dan membiarkan kompor yang berada di dalam rumah masih menyala,” imbuhnya AKP Sumarjaya.

Baca Juga :  Sasar Hotel dan Restoran, Diparda Denpasar Sosialisasikan Diet Plastik

Kemudian ditanya terkait berapa diperkirakan kerugian yang diderita Nyoman Saka akibat kejadian kebakaran tersebut. AKP Gede Sumarjaya menyampaikan belum bisa diketahui sebab pemilik rumah masih sedang menghitung jumlah kerugiannya.

“Belum bisa kita tafsirkan berapa yang jelas semua masih dihitung korban,” singkatnya.(dar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini