Ayu Kristi Arya Wibawa
Ayu Kristi Arya Wibawa Buka Talk Show ‘Perempuan Berdaya, Indonesia Maju’. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Peringatan Hari Ibu ke-94 tahun Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar menggelar Talkshow ‘Perempuan Berdaya, Indonesia Maju’ di Gedung Sewaka Dharma Lumintang Denpasar, Jumat (9/12/2022).

Acara ini dibuka Istri Wakil Wali Kota Denpasar sekaligus Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara. Dalam acara ini juga hadir Ketua Gatriwara Kota Denpasar, Purnawati Ngurah Gede, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXIV Kodim 1611/Badung, Ny. Kiki Dodi Triyo Hadi dan Istri Wakasat Reskrim Bhayangkari Kota Denpasar, Farida Andre

Dalam sambutan Ketua TP PKK Kota Denpasar yang dibacakan Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan, peringatan Hari ibu merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan. Peringatan Hari ibu juga sebagai momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan Indonesia.

Lebih lanjut Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan, sejak dahulu perempuan perempuan Indonesia telah berdaya, kuat, tangguh dan berdedikasi. Namun dari masa ke masa dalam berbagai aspek kehidupan, perempuan masih memiliki keterbatasan dikarenakan segelintir stigma yang berkembang di masyarakat yang seringkali pada akhirnya tidak menguntungkan kaum perempuan itu sendiri. Bahkan dewasa ini perempuan masih kerap dibatasi dengan berbagai pilihan tertentu yang seringkali menjadi perdebatan seperti halnya memilih bekerja atau menjadi ibu rumah tangga.

Baca Juga :  Kebutuhan Tinggi, PDDI Bali Sasar 500 Kantong Darah Hingga Akhir Tahun

“Sejatinya apapun pilihannya peran tersebut sama baiknya tidak ada yang lebih unggul atau lebih kurang. Perempuan yang memilih berkarir bukan berarti mereka melupakan tanggung jawabnya sebagai ibu, istri maupun sebagai masyarakat begitu pula sebaliknya,” ucap Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.

Sesungguhnya menurut Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa perempuan mempunyai kemampuan untuk menjalani keduanya atau multi peran. Kini perempuan telah berdaya mereka dapat menjalankan semua peranan dan berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan.

Menjadi perempuan berdaya harus datang dari dalam diri dan dalam hati, perempuan harus memiliki kekuatan untuk melakukan hal-hal positif dalam kehidupan sekaligus membuat pilihan dalam hidupnya. Ketika perempuan masih terkungkung dan tidak mampu membuat pilihan atas hidupnya sendiri saat itu perempuan dikatakan tidak berdaya.

Serta yang tidak kalah penting untuk dimiliki seorang perempuan adalah mampu mengenali potensi dirinya, percaya diri tau apa value yang ada di dalam dirinya, mampu menghargai dan mencintai dirinya serta orang orang disekitarnya. Dengan begitu perempuan akan mencari cara untuk berdaya dan menjadi perempuan yang mandiri dan dapat berguna bagi lingkungan sekitar dan masyarakat.

“Melalui talkshow ini diharapkan dapat memberikan pencerahan dan motivasi kepada perempuan perempuan hebat yang ada disini,” harapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar, I Gusti Agung Sri Wetrawati, M.Si menambahkan, Perempuan sekarang tidak seperti jaman dulu. Perempuan itu tidak hanya menerima prosesnya saja, namun harus berdaya dan terlibat dalam proses pembangunan. Serta memonitoring apakah pembangunan itu sudah berjalan dengan aspirasi perempuan. Kalau perempuan tidak dilibatkan dalam pembangunan akan menjadi beban dalam pembangunan itu sendiri. Mengingat perempuan berdaya itu dari unsur-unsur yang paling kecil yakni tingkat desa, banjar kota.

Baca Juga :  Bupati Giri Prasta Hadiri Reuni Temu Kangen Alumnus Angkatan 1991 

“Kita berharap perempuan harus berdaya dan terlibat dalam pembangunan bahkan di Kota Denpasar perempuan yang terlibat dalam politik sangat kecil untuk itu harus dicari disebabkan apakah ada unsur lain yang mempengaruhi,” kata Agung Sri Wetrawati.

Dalam Talk Show ‘Perempuan Berdaya, Indonesia Maju’ ini mendatangkan narasumber dari Soul Spirit of Universal Life, Bunda Arsaningsih.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini