Pasar
Walik Kota Denpasar, Jaya Negara, bersama Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana, saat meninjau Operasi Pasar di Banjar Tegal Kawan, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Sebagai upaya Pemerintah Kota Denpasar untuk menekan laju inflasi, dilaksanakan operasi pasar melalui Tim Operasi Pasar dari Disperindag, Perumda Pasar Sewakadarma Bulog dan UMKM lokal. Kali ini kegiatan dilaksanakan di dua lokasi yakni di Wantilan Pura Mutering Jagat Desa Sidakarya dan Banjar Tegal Kawan, Jalan Gunung Welirang Desa Pemecutan Klod, pada Kamis (20/10/2022).

Seperti sebelumnya, operasi pasar ini mentargetkan stabilitas harga bahan pangan pokok seperti telur dijual dengan harga Rp42.000/Krat, bawang merah Rp22.000/Kg, bawang putih Rp17.000/Kg, cabai besar Rp32.000/Kg, cabai kecil Rp34.000/Kg, minyak goreng Rp13.000/Liter, dan beras Rp52.000/5Kg.

Baca Juga :  Gusti Kanjeng, Berlari Pagi Sambil Berbagi Dengan Tukang Sapu

Operasi Pasar di Banjar Tegal Kawan, Jalan Gunung Welirang Desa Pemecutan Klod ditinjau langsung Wali Kota Denpasar, Jaya Negara, bersama Sekda Kota Denpasar IB. Alit Wiradana. Sementara di Operasi Pasar di Wantilan Pura Mutering Jagat Desa Sidakarya ditinjau oleh Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa.

Wali kota Denpasar, I.GN Jaya Negara disela-sela peninjauan, operasi pasar akan semakin gencar dilakukan hingga bulan Desember dengan tujuan menekan harga bahan pangan pokok agar tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat, pihaknya pun mengaku inflasi dapat ditekan hingga 0,23% pada bulan Oktober ini.

Baca Juga :  Terima Kasih AHASS Bali, Ungkapan Optimisme Jaga Semangat Kebersamaan di Tengah Pandemi

“Kami kutip pada data Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, dari 68 Kota di Indonesia yang terdampak inflasi, Kota Denpasar saat ini telah menduduki posisi nomor 8 untuk deflasinya di bulan Okotober, artinya sejauh ini, kegiatan operasi pasar kami nilai efektif dan memberikan dampak baik untuk perekonomian di Kota Denpasar,” kata Jaya Negara.

Sementara Wawali Arya Wibawa juga berharap Operasi Pasar ini betul-betul bisa dimanfaatkan oleh masyarakat serta dampaknya benar-benar dapat menekan laju inflasi.

Adapun Perbekel Desa Adat Pemecutan Klod, I Wayan Tantra mengaku, operasi pasar ini sudah kali ke-5 diadakan di wilayahnya yakni di wilayah Banjar Abian Timbul sudah 3 Kali, wilayah Banjar Tegal Dukuh Anyar 1 Kali, dan saat ini di Banjar Tegal Kawan 1 Kali, pihaknya pun berterima kasih kepada Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi karena telah memperhatikan dan membantu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok sehari-harinya dengan harga yang terjangkau serta menekan dampak inflasi yang dirasakan.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini