SMK Pandawa
Dari kiri: Kepala Cabang Bank BPD Bali Cabang Mangupura; Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, Prof. Dr. I Made Bandem, MA; Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si; Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali; dan Kepala SMK Pandawa Bali Global Abiansemal, Hery Nugroho, S.Pd., M.Pd. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – SMK Pandawa Bali Global Abiansemal, Badung mendapat kepercayaan dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Badung sebagai ‘SMK Role Model Lulusan Siap Kerja’.

Pencanangan SMK Pandawa Bali Global sebagai SMK Role Model Lulusan Siap Kerja dilakukan oleh Kepala Disperinaker Kabupaten Badung, Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si., bertempat di SMK Pandawa Bali Global, Jl. Janger, Dauh Yeh Cani, Abiansemal, Badung pada Rabu (28/9/2022) pagi.

Kepala Disperinaker Kabupaten Badung, Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si., mengatakan, acara hari ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Disperinaker Badung dengan jajaran STIKOM Bali Group dan setelah mendapat arahan dari Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, pihaknya langsung merancang pencanangan SMK Pandawa Bali Global sebagai Role Model SMK Lulusan Siap Kerja guna mengurangi penggangguran  terbuka di hulu.

“Karena Pak Bupati kita I Nyoman Gri Prasta sangat konsen mengenai masalah ketenagakerjaan di Badung pasca Pandemi Covid-19,” kata Eka Merthawan.

Eka Merthawan menguraikan, sebelum Covid-19, pengangguran di Badung hanya 0,97 persen, tetapi setelah Covid tahun 2020, angka pengangguran naik drastis menjadi 6,1 persen. Dan tahun 2021, menurut data statistik Kabupaten Badung, angka pengangguran  sebesar 6,93 persen.

“Yang dirumahkan kemarin sebanyak 42.000 orang dari 170.000 karyawan yang ada di Kabupaten Badung,” lanjutnya.

Baca Juga :  KMHDI Serahkan Laporkan Hasil Pemantau Pemilu Serentak 2019

Namun menurut Eka Merthawan, ada perkembangan yang luar biasa dalam hal penyerapan tenaga kerja. Kondisi saat ini berangsur-angsur naik, sekarang terserap hampir 85 persen.

“Indikator terukurnya, jika Kuta, Petitenget, Seminyak dan Berawa macet berarti pendapatan Badung naik. Gitu cara hitungnya, gak terlalu ribet-ribet ukur dengan survei, gak. Begitu macet, saya yang paling bersyukur. Minimal tunjangan pegawainya bertambah,” kata Eka Merthawan sambil tertawa lepas.

SMK Pandawa
Disperinaker Badung Canangkan SMK Pandawa Bali Global Role Model “SMK Siap Kerja”

Mengenai pemilihan SMK Pandawa Bali Globai sebagai role mode, menurut Eka Merthawan karena Disperinaker Badung baru memiliki satu role model.

“SMK Yang lain tidak perlu khawatir, tentu karena role model kami baru satu, kalau rame-rame, koor, itu namanya paduan suara. Jadi bagi SMK lain yang ingin melihat apa keunggulan komparatif SMK Pandawa Bali Global Abiansemal, silahkan melakukan studi banding di tempat ini. Jadi apa keunggulannya, silahkan, SMK Pandawa Bali Global Abiansemal tidak ‘demit’ (tidak boleh pelit berbagi-red). Konsep yang kami lakukan adalah Sahabat Pekerja dan IKM, konsepnya adalah Jayanti, kami menang tidak merugikan orang lain, kami berjaya tidak menginjak harga diri orang lain. Kita semua bukanlah kompetitor, kita semua adalah partnership,” sebut Eka Merthawan.

Baca Juga :  Pengumuman UN, Siswa Diminta Jangan Corat-coret

Guna menguatkan komitmen Disperinaker Badung dalam hal menciptakan lulusan SMK siap kerja, pihaknya langsung menggandeng Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), HIPMI Kabupaten Badung, Bank BPD Bali, Lambaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Tahun ini, Disperinaker Kabupaten Badung menggratiskan 500 sertifikat untuk kerja. HIPMI Badung membuat e-commerce dengan nama mahaputra.id guna menampung IKM (Industri Kecil dan Menengah) Badung. Sedangkan LPK bertugas melatih tenaga kerja sesuai profesinya, kemudian akan diuji oleh LSP.

“Badung saat ini mengalami bencana tenaga kerja. Jika ingin ke luar negeri tanpa sertifikat tidak diterima. Makanya kita dikalahkan oleh Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Kamboja, karena kita sertifikasinya lemah. Nah undang-undang mewajibkan sertifikasi. Solusi kami tentu LSP. Siap kerja tanpa adanya sertifikasi no way,” tegas Eka Merthawan.

Eka Merthawan menyebut biaya sertifikasi profesi itu mahal, sekitar Rp600 ribu, jadi untuk 500 sertifikat tadi anggaran dari APBN langsung dikirim ke BNSP.

“Tahun ini, untuk SMK Pandawa Bali Global kami berikan kouta 60 orang sertifikasi gratis,” ujar Eka Merthawan.

Baca Juga :  Modifikator Honda Terbaik Siap Unjuk Gigi di National Final Battle HMC 2017

Sementara itu, Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, yang menaungi STIKOM Bali Group termasuk SMK Pandawa Bali Global Abiansemal, Prof. Dr. I Made Bandem, MA., mengapresiasi sedalam-dalamnya langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Badung dan Kepala Disperinaker Badung ini.

“Umurnya (masa kerja) belum 100 hari, tapi langkahnya sangat tegas dan cepat dimulai dari SMK Pandawa Bali Global Abiansemal. Sampaikan salam kami kepada Bapak Bupati I Nyoman Giri Prasta atas usaha dan kerjasamanya dengan ITB STIKOM Bali, dengan SMK Pandawa Bali Global Abiansemal yang kita miliki. Kerja yang dimulai kelihatannya kecil, tapi dampaknya pasti besar,” kata Prof. Made Bandem.

SMK Pandawa
Dari kiri: Kepala Cabang Bank BPD Bali Cabang Mangupura; Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar, Prof. Dr. I Made Bandem, MA; Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, Drs. I Putu Eka Merthawan, M.Si; Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali; dan Kepala SMK Pandawa Bali Global Abiansemal, Hery Nugroho, S.Pd., M.Pd. Sumber Foto : Istimewa

Pada kesempatan itu Kepala SMK Pandawa Bali Global Abiansemal, Hery Nugroho, S.Pd., M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Disperinaker Badung yang telah memilih SMK Pandawa Bali Global Abiansemal sebagai role model. Menurutnya, kerja sama ini akan memberikan impact yang sangat postip bagi lulusan SMK Pandawa Bali Global Abiansemal yang kompeten dan siap memasuki unia Kerja Saat ini.

“SMK Pandawa Bali Global Abiansemal memiliki Lima Kompetensi Keahlian yakni Akomodasi Perhotelan, Tata Boga, Akuntansi dan Keuangan, Multimedia, dan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor,” jelas Hery.(tis/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini