Kesehatan Gigi
FKG UI Peduli Kesehatan Gigi dan Berbagi Senyum Ceria di Pulau Dewata. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Sebagai upaya dan bentuk kepedulian akan kesehatan mulut dan gigi, Departemen Konservasi Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (DKG/FKG UI) akan menyelenggarakan bakti sosial dengan bertajuk ‘Peduli Kesehatan Gigi, Berbagi Senyum Ceria di Pulau Dewata’, bertempat di Desa Telaga, Sepang Dang, Sepang Kelod, Buleleng, pada Jumat (12/8/2022) mendatang.

Dalam kesempatannya, saat diwawancarai langsung via WA pada Jumat (5/8/2022) kemarin, drg. Dewa Ayu Nyoman Putri Artiningsih, Sp. KG (K)., selaku ketua panitia acara menjelaskan, Desa Sepang Kelod, Sepang dan Telaga, di Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng masih memiliki IDM kategori desa berkembang dan pelayanan kesehatan gigi pada daerah tersebut belum memadai karena akses yang sulit serta kurangnya tenaga kesehatan.

Baca Juga :  Dorong Lahirnya StartUp Baru dari Kampus, Tiga Tim Terbaik Menangkan Ajang Pertamina Muda

Menyikapi hal tersebut, dirinya berusaha mengagas bakti sosial yang bertajuk ‘Peduli Kesehatan Gigi, Berbagi Senyum Ceria di Pulau Dewata’ ini menjadi fasilitas bagi desa tersebut melalui pengabdian masyarakat untuk memberikan pembelajaran dan deteksi dini, khususnya masalah penyakit mulut dan gihi pada masyarakat.

“Pengetahuan masyarakat pada ketiga desa tersebut tentang kesehatan gigi dan mulut masih kurang baik sehingga Departemen Konservasi, FKG UI akan mengadakan bakti sosial pada ketiga desa tersebut dengan kegiatan penyuluhan kader siswa SD, serta pembagian buku pedoman kesgilut dan sembako,” ungkapnya.

Baca Juga :  Indroyanto Seno Adji: Kerumunan di Maumere Tidak Ada Peristiwa Pidana

Lebih lanjut diungkapkan, melalui kegiatan bakti sosial ini, drg. Dewa Ayu Nyoman Putri Artiningsih, Sp. KG (K)., bersama dengan timnya dari DK FKG UI bermaksud melakukan transfer perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat di bidang kedokteran gigi, khususnya cara pemeliharaan kesehatan gigi pada masyarakat, yang sekaligus sebagai upaya mendukung kemandirian masyarakat di Bali. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini