Metatah
Ida Pandita Mpu Siwa Lingga Widya Parama Santika. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam upaya untuk meringankan beban Umat Hindu dari segi pembiayaan upacara, Griya Agung Pasek Giri Kusuma Jati menggelar upacara Metatah (potong gigi) massal yang akan digelar pada 29 Juli 2022 mendatang.

Terkait pelaksanaannya, Ida Pandita Mpu Siwa Lingga Widya Parama Santika, saat ditemui oleh awak media di Griya Agung Pasek Giri Kusuma Jati, Desa Plaga, Petang, Badung, pada Senin (21/6/2022) mengatakan, bahwa Upacara Metatah dilakukan dengan melakukan pemotongan terhadap empat gigi seri dan dua taring, dengan tujuan ritual untuk mengendalikan Sad Ripu (enam musuh dalam diri) bagi anak-anak yang secara biologis dan psikologis telah memasuki usia remaja menuju arah Guna dan Dharma (dewasa) hingga mampu bertanggung jawab dan mandiri secara batin.

Baca Juga :  Garin Nugroho Akan Berpentas Teatrikal Puisi di Bali

“Upacara Metatah (Mesangih, red) kalau dijelaskan secara psikologis merupakan bentuk penyucian diri, melalui pemotongan empat gigi seri ditambah dua gigi taring untuk mengendalikan Sad Ripu,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya juga menjelaskan bahwa Upacara Metatah yang digelar secara massal dan metatah sendiri dirumah, memiliki perbedaan dan persamaan. Kalau persamaannya yaitu sama-sama menyelesaikan Upacara Metatah dengan makna yang sama, tujuannya sama telah melaksanakan upacara tersebut sebagai bentuk penyucian diri. Sedangkan perbedaannya, upacara bisa digelar bersama-sama di satu tempat dari berbagai orang berkumpul, dan upacara dilaksanakan secara bersama-sama tanpa mengurangi makna dari Upacara Metatah itu sendiri.

Baca Juga :  Tingkatkan Kewaspadaan, Kalapas Kerobokan Akan Intensif Lakukan Pemeriksaan

“Dari segi waktu dan ekonomi memang Metatah Massal bisa digelar relatif lebih simple, hemat dan waktunya lebih singkat. Namun dari segi ekonomi jelas, diselenggarakannya Metatah pribadi dirumah akan lebih banyak menghabiskan biaya dan waktu. Maka dari itu Upacara Metatah Massal ini akan digelar dalam waktu dekat,” katanya.

Upacara Metatah hendaknya harus dilaksanakan oleh Umat Hindu sesuai dengan batas waktu anak-anak yang patut ditatah. Supaya tidak terjadi pelaksanaannya saat sang anak sudah tua dan memiliki anak baru melaksanakan Upacara Metatah, terlebih lagi ada yang sampai meninggal belum Metatah.

Baca Juga :  2018, Badung Siap Terapkan E-Kinerja

“Mungkin disebabkan karena tidak memahami dari makna Upacara Metatah. Pada saat fase Metatah tidak dilaksanakan karena situasi dan kondisi,” tegas Ida Mpu.

Dalam hal ini, Ida Mpu berniat untuk meringankan beban Umat Hindu dari segi biaya tanpa mengurangi makna metatah, Griya Agung Pasek Giri Kusuma Jati akan mengadakan upacara metatah massal pada Jumat 29 Juli 2022 mendatang. Apabila ada umat yang ingin mengikuti Upacara Metatah massal bisa mendaftar langsung ke Griya Agung Pasek Giri Kusuma Jati di Banjar Bukian, Pelaga, Petang, Badung, mulai dari tanggal 22 Juni-23 Juli 2022. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini