Pertmaina
Pemkab Badung Monitoring dan Evaluasi Usaha Jasa Minyak dan Gas Bumi. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Menindaklanjuti surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor EK.2.1/82/M.EKON/03/2022 tentang Upaya Menjaga Inflasi Tahun 2022 serta Menjaga Stabilitas Harga pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022 dan surat Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Nomor 521/2403/Bangda tentang Koordinasi Ketersediaan Stabilisasi Harga Bahan Pangan Pokok dan Barang Penting.

Hari ini Rabu (20/4/2022) Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Jasa Minyak dan Gas Bumi yang dipimpin langsung oleh Kabag Sumber Daya Alam (SDA) I Made Adi Adnyana untuk mengecek stok BBM dan Gas Bumi agar tetap aman dan tidak terjadi kelangkaan. Monitoring kali ini dilakukan di beberapa tempat dimulai dari SPBU 54.803.01, lalu SPBU 54.803.32, SPBU 54.803.08 dan terakhir PT. Meta Mertamas.

Baca Juga :  Erick Thohir Klaim Penggunaan Kendaraan Listrik Menghemat Biaya Perjalanan Jakarta–Bali Hingga Rp200.000

Turut mendampingi Kasubbag Koordinator SDA Energi dan Air, Putu Pustita, Perwakilan Satpol PP, I Gede Ardika, Perwakilan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, AA Ngurah Gde Putrajaya, dan Perwakilan Bagian SDA, Made Winata,.

Kabag Sumber Daya Alam (SDA), I Made Adi Adnyana mengatakan hari ini pihaknya dari Tim Monitoring Evaluasi Usaha Jasa Minyak dan Gas Bumi menindaklanjuti arahan Bapak Bupati Badung terkait dengan menjaga stabilitas harga pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022.

“Kita sudah membentuk tim dan secara rutin sudah terjun kelapangan, karena berkaitan dengan hari raya ini maka intensitasnya kami tingkatkan untuk tetap menjaga stabilitas dan mencegah terjadinya kelangkaan,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan,  Adi Adnyana mengatakan, dari beberapa agen dan pangkalan yang dimulai dari pagi tadi, rata-rata terkait dengan Gas LPG 3kg yang mendapatkan subsidi dari pemerintah sesuai dengan Peraturan Gubernur tahun 2018 dengan harga eceran terendah itu adalah sebesar Rp14.500 di tingkat pangkalan dan sudah memenuhi standar dan sesuai aturan.

Baca Juga :  Siaga Covid-19, Pertamina Tetap Amankan Pasokan BBM dan LPG di Bali

“Terkait ketersedian dan distribusinya sudah kita pantau dan ketersediaannya sudah cukup bagus untuk bulan ini,” ucapnya.

Terkait dengan BBM Solar yang mendapatkan subsidi dari pemerintah, pihaknya sudah pantau stok dan distribusinya sudah memenuhi aturan.

“Sebagian besar juga sudah memenuhi standar yang dimana sesuai dengan standar didistribusikan kepada masyarakat yang benar-benar layak untuk mendapatkannya. Terkait perizinan secara umum agen dan pangkalan legalitasnya sudah bagus, mungkin ada beberapa hal kecil yang perlu dilengkapi lagi dan sudah kami arahkan untuk segera mengurus secepatnya ke Pemerintah Kabupaten Badung,” tutupnya.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini