GM GBB Sanur
Lully Juliariana (Tengah), GM GBB Sanur. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pasca dibukanya pintu kedatangan internasional ke Bali oleh Pemerintah Pusat disinyalir telah memberikan dampak positif bagi industri pariwisata Bali, meskipun belum berdampak secara menyeluruh, upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui Gubernur Wayan Koster telah menyulut kembali semangat para pelaku pariwisata dalam upaya memutar kembali roda perekonomian di Provinsi Bali.

Seperti halnya yang diungkapkan oleh General Manager Grand Inna Bali Beach Sanur, Lully Juliarina pada Senin (28/3/2022) kemarin, mengatakan bahwa kedatangan sejumlah penerbangan internasional ke Bali telah memberikan angin segar bagi industri hotel yang ada di Bali secara khususnya. Menurutnya, walaupun belum berpengaruh secara signifikan hal tersebut disebut telah berpengaruh terhadap tingkat hunian ditempatnya, yang dimana sebelumnya nihil akan adanya kunjungan wisman saat ini mulai ada peningkatan.

Baca Juga :  Bali Masih Tunggu Kebijakan Pusat, Terkait 'Open Borders'

“Pengaruh secara signifikan belum pak, tapi sudah ada wisman yang menginap. Ada yang sebulan ada yang dua bulan, tapi belum begitu signifikan terlihat. Tapi kalau untuk tamu-tamu lokal cukup ramai yang menginap,” ungkap Lully.

Selanjutnya, pihaknya juga akan melakukan perubahan terutama pada sarana dan prasarana penunjang pariwisata, kedisiplinan prokes juga menjadi hal yang utama dimana hal ini diharapkan akan memberikan kenyamanan bagi para tamu yang berkunjung untuk mau menetap selama berlibur di Bali.

“Target utama kita adalah pembenahan terkait sarana dan prasarana, dimana sebelumnya sempat vakun akibat pandemi dan kedisiplinan prokes juga jadi hal yang utama bagi kami. Kedepan juga kami akan meningkatkan pelayanan, agar Grand Inna Bali Beach bisa lebih dikenal lagi oleh masyarakat mancanegara,” tegasnya. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini