Bulan Bahasa Bali
Jamaruli Manihuruk Apresiasi Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali 2022. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pada Selasa (1/2/2022), bertempat di Art Center, Denpasar, Gubernur Bali, Wayan Koster membuka secara resmi Bulan Bahasa Bali yang memasuki tahun ke-4.

Acara dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Sulinggih Sri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Kakanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk, Jajaran Forkompinda Provinsi Bali, para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Bali, para Rektor Perguruan Tinggi dan Kepala Sekolah SMA-SMK se-Bali, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Bali. Kegiatan pembukaan tersebut disiarkan langsung stasiun televisi lokal dan live streaming di saluran YouTube Pemerintah Provinsi Bali.

Baca Juga :  Gubernur Koster Sambut Baik Rencana Uji Coba Bus Listrik di Bali

Bulan Bahasa Bali merupakan implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali, dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali. Kegiatan tersebut diawali dengan penayangan video Utsawa Nembangang Pupuh Ginada ‘Toya Ening’ dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Bali.

Kepala Dinas Kebudayan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha menyampaikan bahwa kegiatan bulan bahasa ke empat tahun 2022 mengambil tema Danu Kerthi Gitaning Toya Ening yang diartikan air sebagai sumber ilmu pengetahuan dilaksanakan selama 1 bulan dari tanggal 1 Februari 2022 – 28 Februari 2022. Disamping itu, kegiatan Bulan Bahasa ini juga dilaksanakan di Seluruh Kabupaten/Kota dan Desa Adat di Provinsi Bali serta berbagai lomba seperti Nyurat Aksara Bali, Ngewacen Aksara Bali, Pidarta Bahasa Bali, Nyatua Bali, Debat Bahasa Bali, Musikalisasi Puisi, Artikel, Poster dan Fotografi.

Baca Juga :  Publik Belanda Ungkap Kerinduan Berwisata ke Pulau Dewata

Dalam sambutannya Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan bahwa Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali ini merupakan program prioritas Provinsi Bali untuk melestarikan dan mengembangkan bahasa, aksara, dan sastra Bali sesuai dengan visi misi pemerintah Provinsi Bali ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Era Baru’.

Untuk Bulan Bahasa Bali ke-4 tahun 2022 menyajikan sejumlah agenda acara yang dikemas dalam bentuk Widya Tula (seminar), Kriya Loka (lokakarya), Prasara (pameran), Wimbakara (lomba), Sesolahan (Pergelaran), dan pemberian penghargaan Bali Kerti Nugraha Mahottama.

Baca Juga :  PAKIS Bali Tanamkan Budi Pakerti pada Anak Melalui Pengenalan Budaya Bali

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Bali beserta perwakilan undangan lainnya melaksanakan ‘Nyurat Lontar’ atau menulis aksara bali di atas daun lontar dan kegiatan ditutup dengan Sesolahan Sandhyagita ‘Ranu Murti’ oleh Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. (bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini