Bali Selatan
Jaga Ekosistem Pesisir Bali Selatan, Danrem Wira Satya Tanam 5.000 Pohon Mangrove di Kedonganan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam upaya menjaga ekosistem wilayah pesisir Bali Selatan, Komandan Korem (Danrem) 163/Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf, menggelar kegiatan penanaman 5.000 bibit pohon bakau (Mangrove).

Kegiatan yang digelar di Wana Segara Kertih Kedonganan, Kuta, Badung, pada Selasa (8/2/2022) pagi, juga turut dihadiri oleh Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho.

Dalam aksi yang digelar, Danrem Husein Sagaf yang memimpin aksi tersebut mengatakan, penanaman 5.000 pohon mangrove berjenis Rhizophora SP ini sebagai upaya untuk melindungi pesisir pantai khususnya wilayah Bali Selatan dari ancaman abrasi, terutama saat musim Muson Barat.

Menurutnya, hutan mangrove selain mampu melindungi kawasan pantai juga mampu menghidupi ekosistem di sekitarnya. Selain itu, penanaman bibit mangrove merupakan ekosistem esensial di dunia dalam mendukung sektor perikanan, mengurangi erosi pantai, banjir, konservasi keanekaragaman hayati serta menyediakan sumber mata pencaharian bagi banyak orang.

Baca Juga :  Personel Kodim Badung Laksanakan Penerapan PPKM Darurat

“Pariwisata di Bali menjadi aset nasional yang harus tetap terjaga, salah satunya dengan merawat lingkungan ini, sebagai daerah wisata dan stabilitas keamanan,” terang Danrem Husein Sagaf.

Sementara itu, Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra menambahkan, pihaknya mendukung penuh apa yang diselenggarakan oleh Korem 163/Wira Satya dalam upaya menjaga alam Bali ini tetap asri. Terlebih, Bali sendiri juga akan mendapatkan kepercayaan dalam penyelenggaraan event besar yaitu menjadi tuan rumah pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi G20 Tahun 2022. Hal ini merupakan langkah baik untuk memulihkan kembali Pariwisata yang ada di Provinsi Bali.

Baca Juga :  Kapolsek Selbar Cek Ranmor Dinas Polri

“Khusus di Bali, yang menjadi aset nasional adalah pariwisatanya, maka salah satu tuntutan daerah pariwisata yang mampu bersaing dengan dunia atau negara lain selain stabilitas keamanan, juga terjaganya lingkungan karena ancaman terhadap lingkungan pasti mempengaruhi pariwisata di Bali,” lanjutnya.

Selanjutnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali, Trisno Nugroho juga menambahkan dalam sambutanya, bahwa penanaman mangrove di Wana Segara Kertih ini memberikan dampak secara ekonomi dan ekologi sehingga dapat meningkatkan perekonomian para nelayan di Wana Segara Kertih. Dan beliau juga menyampaikan ucapan selamatnya pada kegiatan penanaman Mangrove yang dilaksanakan dalam rangka HUT ke-61 Korem 163/Wira Satya pada tanggal 24 Februari 2022 mendatang.

Baca Juga :  TNI dan Masyarakat Pakraman Ubung Gotong-royong di Pura Dalem

“Kami ucapkan selamat semoga Korem 163/Wira Satya selalu berkontribusi bagi Bali,” tutupnya. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini