PLN
Ciptakan Nusa Penida Sebagai Pulau Ramah Lingkungan, PLN Resmikan Anjungan Listrik Mandiri. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – General Manager PLN UID Bali, I Wayan Udayana meresmikan anjungan listrik mandiri (Alma) di Dermaga Pelabuhan Nusa Penida, Kamis (3/2/2022).

Dalam sambutannya ia menjelaskan bahwa Alma ini diperuntukkan untuk kebutuhan kapal yang akan melaksanakan proses sandar sehingga tidak perlu lagi menggunakan genset dari kapal dan untuk Pengoperasian Moving Bridge di Dermaga.

“Dengan Alma, masyarakat akan menggunakan energi yang lebih ramah lingkungan dan tentu dapat menekan emisi CO2,” jelasnya.

Saat ini menurutnya, tugas PLN tak hanya berpusat pada kewajibannya menerangi masyarakat saja, namun turut andil dalam membangun perekonomian masyarakat dan menciptakan kehidupan yang lebih baik dengan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Penumpang Naik 19 Persen, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Layani 1,9 Juta Penumpang di Bulan April 2024

“Kami berharap Nusa Penida mampu menjadi pulau yang masyarakatnya peduli dan beralih menggunakan energi yang lebih bersih, sehingga Nusa Penida dapat dikenal dunia sebagai Green Island atau pulau yang ramah lingkungan,” terangnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong masyarakat untuk mengubah pola hidup dengan beralih menggunakan alat transporatsi yang ramah lingkungan.

“Hal ini sejalan dengan program kami yakni electrifying lifestyle, misalnya masak dengan kompor induksi dan berkendara dengan kendaraan listrik,” kata Udayana.

Ia berharap agar perilaku ini dengan memanfaatkan energi bersih mampu diadopsi masyarakat di Nusa penida dengan lebih masif.

Dalam pemaparannya, Manager PLN UP3 Bali Timur, Andre Pratama Djatmiko menjelaskan bahwa sebelumnya kapal Roro saat masa sandar menyalakan genset dari kapalnya masing–masing.

Baca Juga :  Rapat Dewan Komisioner OJK, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

“Aktivitas ini tentu menggunakan energi yang tidak ramah lingkungan karena membakar solar, selain itu juga menimbulkan risiko limbah yaitu tumpahnya solar selama masa sandar, dan hari ini kami berhasil menyalakan Alma untuk meminimalisiri hal tersebut,” terangnya.

Andre juga berharap agar masyarakat tak lagi bergantung pada penggunaan BBM dengan beralih menggunakan kendaraan listrik.

“Beberapa waktu lalu pasokan BBM tersendatm namun jika menggunakan kendaraan listrik masyarakat tak perlu khawatir karena PLN akan menyediakan infrastruktur pendukunganya,” tambahnya.

Ia pun menyampaikan harapannya agar Pulau Nusa Penida di masa depan mampu mewujudkan wisata berbasis ramah lingkungan.

Baca Juga :  Stabilitas Industri Jasa Keuangan di Bali Terjaga di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Camat Desa Penida, I Komang Widya Saputra dalam kesempatan yang sama mengatakan masyarakat Nusa Penida telah menjadi saksi perubahan–perubahan yang terjadi.

“Kedepannya, masyarakat harus siap dalam menghadapi perubahan yang telah berkembang dengan pesat, termasuk mengubah kebiasaan untuk mendukung pulau ini menjadi pulau yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Ia mengapresiasi PLN dan berharap program green island dapat segera terwujud untuk Nusa Penida.

Dalam kesempatan itu, turut pula dilaksanakan kegiatan peresmian Pulau Nusa Ceningan Sebagai Pulau Pra Bayar serta Desa Kutampi Kaler dan pulau Ceningan sebagai Desa Semeton PLN Mobile hal ini guna mendukung pemanfaatan layanan PLN secara digital.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News