Marga
Bupati Sanjaya Apresiasi dan Dukung Karya Atiwa Tiwa di Desa Adat Marga. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya mengapresiasi sekaligus mendukung karya atiwa tiwa kusa pranawa, yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Adat Marga, Selasa (25/1/2022). Upacara tersebut dilaksanakan di Wantilan Subuh Mas, Desa Adat Marga, Kecamatan Marga, Tabanan.

Dalam karya atiwa tiwa tersebut, dengan mengambil tingkatan utamaning madya tersebut, diikuti epat banjar adat, dengan 76 sawa, 8 ngelangkir, dan mesangih 33 orang. Kegiatan digarap sejak 3 Januari 2022 ini, dan puncaknya akan dilaksanakan pada 27 Januari sampai nyegara gunung pada 31 Januari 2022.

Baca Juga :  TRIHITA Mulai Bergerak, Bali Siapkan Ekosistem Transportasi Hijau Berbasis Desa Adat

Sanjaya mengungkapkan kebahagiaannya bisa hadir di tengah-tengah masyarakat. “Karya ini sangat sesuai dengan visi-misi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’, guna membangun tradisi, adat, dan budaya yang kokoh di masyarakat,” ungkapnya.

Sanjaya pun menyatakan sangat mengapresiasi dan mendukung penuh karya tersebut. “Saya selaku kepala daerah bersama jajaran pemerintah dan legislatif, datang ke sini mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat. Bukan hanya mampu membangun karya dengan baik, tetapi juga menunjukkan sinergi dan dukungan penuh terhadap program pemerintah,” puji Sanjaya.

Baca Juga :  TRIHITA Mulai Bergerak, Bali Siapkan Ekosistem Transportasi Hijau Berbasis Desa Adat

Orang nomor satu di Kabupaten Tabanan itu mengaku kagum dengan persatuan dan semangat gotong royong krama setempat. “Karya ini dikonsep dengan sangat baik. Apalagi diikuti oleh empat banjar adat, dengan mencapai 76 sawa. Hal ini juga mencerminkan persatuan dan semangat gotong royong masyarakat Desa Adat Marga, telah terbangun dengan sangat baik. Hal yang luar biasa, yang patut mendapat apresiasi dan dukungan,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Karya, I Wayan Karma, mengatakan, bersama-sama seluruh masyarakat dalam pelaksanaan karya ini, mulai dari penggalian dana, pengerjaan, dan lainnya, dilakukan dengan menitikberatkan dengan sistem gotong royong.

Baca Juga :  TRIHITA Mulai Bergerak, Bali Siapkan Ekosistem Transportasi Hijau Berbasis Desa Adat

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan apresiasi dari bupati dan seluruh jajaran, serta dari pihak legislatif,” ucapnya. (ita/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News