Spider-Man
Kostum Spider-Man pada Movie Spider-Man: No Way Home, Sumber Foto : Youtube

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Spider-Man: No Way Home yang akan dirilis bulan desember 2021, akan menjadi penutup trilogi film Spider-Man pada Marvel Cinematic Universe saat ini, tetapi perjalanan Tom Holland sebagai pahlawan laba-laba ini ternyata belum selesai.

Dikutip dari fandango.com pada Rabu (1/12/2021), Produser dari pihak Sony, Amy Pascal telah mengkonfirmasi  bahwa Tom Holland akan kembali untuk trilogi masa depan film Spider-Man yang akan terus berlatar di MCU.

“Ini bukan film terakhir yang akan kami buat dengan Marvel, ini bukan film Spider-Man terakhir. Kami sedang bersiap-siap untuk membuat film Spider-Man berikutnya dengan Tom Holland dan Marvel, kami memikirkan ini sebagai tiga film, dan sekarang kami akan melanjutkan ke tiga film berikutnya. Ini bukan film MCU terakhir kami,” kata Pascal pada Senin (29/11/2021).

Baca Juga :  Denpasar Festival ke-14 Resmi Ditutup, Jaya Negara: Bentuk Motivasi, Mari Bersama Kita Menangkan Harapan

Keterlibatan Tom Holland harusnya berakhir pada film Spider-Man: No Way Home. Karena berbeda dengan lisensi hero dan karakter pada komik Marvel yang lainnya, hak atas Spider-Man (dan penjahat, sekutu, dan karakter sampingannya) tidak dimiliki oleh Disney, tapi dimiliki oleh Sony yang dibeli pada tahun 1998.

Namun pada perjanjian pada tahun 2015 antara kedua perusahaan tersebut memungkinkan Marvel Studios untuk mengintegrasikan karakter ke dalam seri film Marvel Cinematic Universe yang sangat populer, sebagai imbalan untuk film Spider-Man yang diproduksi bersama Marvel Studios yang dibuat di Universe yang sama untuk Sony Pictures.

Baca Juga :  Drone yang Mampu Membawa Kamera Full-Frame, Drone Sony Airpeak Mulai Dijual

Kesepakatan itu telah mengalami pasang surut selama bertahun-tahun, dengan drama pada tahun 2019 dengan perselisihan antara Sony dan Disney yang hampir mengakhiri kesepakatan atas negosiasi pembagian keuntungan dari film-film MCU, dengan kesepakatan baru yang disetujui kedua belah pihak beberapa minggu setelahnya, dengan detail kesepakatan yang tidak diketahui publik.

Keunikan lisensi itu menyebabkan banyak keanehan dengan film Spider-Man baru-baru ini, seperti fakta bahwa Spider-Man: Homecoming dan Spider-Man: Far From Home tidak tersedia di platform berlangganan Disney Plus atau mengapa inkarnasi Tom Holland dari film tersebut. Karakter belum muncul di film Venom baru-baru ini atau Morbius yang akan datang.

Baca Juga :  Dua Tahun Tidak Terlaksana, Penglipuran Village Festival Kembali Digelar

Namun, hal positif juga muncul setelah kesepakatan tersebut. Sony Pictures baru-baru ini menandatangani kesepakatan yang akan melisensikan rilis film masa depan untuk platform streaming Disney mulai tahun 2022. Dan Marvel Studios telah mengumumkan prekuel animasi untuk film Spider-Man-nya, Spider-Man: Freshman Year, yang akan hadir di Disney Plus pada tahun masa depan juga.

Semoga hal ini benar bisa terwujud dan penonton masih bisa melihat film Spider-Man dalam Marvel Cinematic Universe yang telah memasuki phase keempat. (kmg/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here