Lapas
Miliki Potensi Ekonomi yang Tinggi, Berbagai Hasil Karya Warga Binaan Lapas di Pamerkan oleh Kemenkumham Bali. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam upaya untuk mendukung upaya pembinaan kepada Narapidana/Warga Binaan Pemasayarakatan (WBP), Kementerian Hukum dan HAM Bali menggelar pameran hasil-hasil karya WBP, pada Minggu (28/11/2021).

Bertempat di La Brisa Canggu, hasil karya berupa Lukisan, vas bunga, tas, hingga baju kaos yang diproduksi langsung oleh WBP tersebut, memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan cukup diminati masyarakat yang berkunjung di pameran tersebut.

Dalam kesempatannya, Kakanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk menjelaskan, kegiatan ini digelar langsung oleh Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, yang bertujuan untuk menampilkan atau memamerkan hasil karya seni WBP (Napi) kepada masyarakat luas bahkan kepada Warga Negara Aing (WNA), yang dimana Bali sempat sepi dari kunjungan turis mancanegara karena terkena dampak dari Covid-19 kurang lebih dua tahun lamanya.

“Hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berupa lukisan, kemben, pas bunga, tas jinjing, baju kaos/t-shirt dan beberapa karya WBP lainnya. Adapun bahan baku dari karya yang dihasilkan oleh WBP tersebut hampir semua berasal dari limbah daur ulang, dan karya-karya ini saya yakini memiliki nilai ekonomi yang tinggi,” jelasnya.

Pameran yang berlangsung dari tanggal 27-28 November 2021 tersebut, mendapatkan opini positif dan presiasi dari masyarakat, terhadap produk-produk hasil karya seni WBP yang dipamerkan. Sehingga melalui pameran tersebut, masyarakat mengetahui bahwa WBP yang ada di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dengan kemampuannya bisa menghasilkan produk-produk yang tidak kalah dengan produk dipasaran pada umumnya.

“Puji syukur, masyarakat yang berkunjung pada pameran tersebut sangat antusias dan banyak juga masyarakat yang membeli hasil karya WBP yang dipamerkan,” ujar Jamaruli, didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Suprapto, dikutip pada Senin (29/11/2021).

Baca Juga :  Kemenkumham Bali Akui Ada Napi yang Kendalikan Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Kerobokan

Selanjutnya, Jamaruli Manihuruk sangat mengapresiasi kegiatan kali ini. Dirinya juga menyampaikan bahwa pameran ini diselenggarakan untuk memperkenalkan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan kepada masyarakat luas.

“Walaupun sedang menjalani masa pidana di Lapas, WBP kita masih mampu berkarya dan bermanfaat bagi masyarakat. Disamping itu, hal ini untuk menumbuh kembangkan peranan WBP untuk bisa ikut serta dalam pembangunan setidak-tidaknya mampu hidup mandiri setelah kembali ke tengah-tengah masyarakat,” tegasnya. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini