IPAT
Dorong Percepatan Alat Uji Kendaraan Bermotor, Wabup Ipat: Untuk Mudahkan Masyarakat dan Tingkatkan PAD. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), mendorong percepatan daerahnya memiliki alat uji kendaraan bermotor.

Terlebih, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) sejak tanggal 1 Januari 2021 mewajibkan pengujian Kendaraan bermotor (Ranmor) di setiap daerah mempergunakan Sistem Blue (Bukti Lulus Uji Elektronik) dengan alat uji kendaraan yang sudah terakreditasi.

Menurut Ipat, dengan beroperasinya alat uji itu di Jembrana, akan memudahkan masyarakat karena tidak perlu lagi melakukan pengujian kendaraannya di tempat lain. Selain itu, akan berimbas pada kenaikan PAD Jembrana sendiri. Masyarakat bisa memanfaatkannya sehingga jasa pelayanan akan masuk ke daerah.

Hal itu dikatakan Ipat, usai meninjau Balai Pengujian Kendaraan Bermotor yang terletak di dusun Pangkung Dalem desa Kaliakah, Negara, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Pertama di Bali, Seribu UMKM Jembrana Dapat Sertifikat Halal

Kendala saat ini kata Ipat, warga pemilik kendaraan bermotor hanya bisa mendapatkan rujukan saja saat uji kendaraan.

“Saat ini kita belum memiliki alat uji ranmor terakreditasi dengan menggunakan Sistem Blue (Bukti Lulus Uji Elektronik). Pemilik ranmor hanya kita bekali dengan rujukan ke tempat terdekat untuk melakukan pengujian. Ini menyulitkan masyarakat,” ujarnya.

Ipat memastikan, jika pembangunan sarana alat uji ranmor rampung dan telah beroperasi, akan memudahkan warga Jembrana pemilik kendaraan bermotor.

“Jadi tidak perlu lagi uji di daerah lain cukup di daerah sendiri,” tandasnya.

Baca Juga :  Jembrana Raih Opini WTP dari BPK sepuluh kali Berturut-turut

Ia juga optimis, hal itu akan menambah PAD Jembrana. “Akan sangat bermanfaat. Dari sisi waktu sangat lebih cepat karena seluruh proses didaerah sendiri .Juga yang tak kalah penting ada pemasukan bagi PAD kita,” terangnya.

Sementara Kepala Bidang Perhubungan, I Gusti Agung Kade Oka Diputra mengatakan, setiap daerah diwajibkan untuk memiliki alat uji ranmor .Pemkab Jembrana sendiri, pengadaan alat uji kendaraan baru dilaksanakan tahun 2021.

“Alat uji yang kita  adakan meliputi break tester, axle load, head light, gas anlizer, pengukur kedalaman alur ban, alat uji daya tembus cahaya pada kaca, generator dan kompressor udara,” jelasnya.

Baca Juga :  Jembrana Bersholawat, Ribuan Umat Muslim Padati Twin Tower Jembrana

Lebih lanjut, Oka Diputra menjelaskan Dinas Pehubungan Kelautan dan Perikanan Jembrana telah melakukan serangkaian tahapan pengerjaan. Dari 5 tahapan pengerjaan yang dilakukan, saat ini baru dikerjakan tahap 1 dan 2.

Sedangkan untuk tahap selanjutnya, Ia optimis bisa rampung diakhir 2021. “Tahun 2021 akan tuntas dikerjakan. Astungkara, pada awal tahun 2022 alat uji kendaraan bermotor ini bisa dioperasikan,” pungkasnya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News