Ogah-ogoh Mengajar dan Mendidik
Putu Ayu Mertasari Pinatih, S.Pd., M.Pd. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pendidikan merupakan cara atau metode yang dilakukan untuk menghantarkan siswa mencapai tujuannya. Misalnya, seseorang yang berharap menjadi seorang pilot, maka orang tersebut harus mengikuti pendidikan penerbang. Pendidikan seharusnya dipandang sebagai objek, sedangkan siswa sudah sepatutnya ditempatkan sebagai subjek dari pendidikan.

Pendidikan hendaknya mengikuti kebutuhan dan kemampuan seorang siswa. Kemerdekaan belajar sangat tepat menjadi fundamental untuk mewujudkan pendidikan yang optimal bagi siswa, agar peserta didik bahagia dalam menempuh pendidikan.

Seperti yang ditulis Putu Ayu Mertasari Pinatih, S.Pd., M.Pd., dalam bukunya berjudul ‘Ogah-ogoh Mengajar dan Mendidik’ konsep Merdeka Belajar memberikan satuan pendidikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpihak kepada peserta didik.

Menurut Ayu Pinatih yang berprofesi sebagai guru bahasa Indonesia di SMP PGRI 3 Denpasar, peserta didik sejatinya manusia yang penuh semangat dan cenderung tertarik untuk menemukan sesuatu yang baru.

Baca Juga :  39 Ribu Lebih Masyarakat Denpasar Telah Divaksin Covid-19

“Ketertarikan terhadap suatu hal yang baru ini tentunya harus didukung oleh adanya sumber belajar yang baik. Dengan adanya sumber belajar dan juga fasilitas yang memadai, siswa akan memiliki kesempatan untuk berimprovisasi dan bereksplorasi dengan lingkungan belajar untuk mengembangkan pola pikirnya menjadi lebih luas dan lebih maju,” terang Ayu Piantih dalam karyanya setebal 52 halaman.

Berbagai potret pendidikan dari sudut pandang guru juga diulas dalam bukunya yang terdiri dari 12 bab. Profesi guru yang semestinya dipandang sebagai panggilan hati, dilema mendidik anak sendiri dibanding anak orang lain, hingga pandemi yang mengubah budaya mengajar diuraikan tuntas oleh wanita lulusan Undiksa Singaraja itu. Tulisan-tulisannya banyak datang dari pengalaman dan pengamatan yang dilakukan Ayu Pinatih selama menjadi pendidik.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini