BLT
Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan Sekda Wayan Adi Arnawa memantau langsung penyaluran BLT dari dana APBD berbasis QRCode di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Kamis (5/8/2021). Sumber Foto : Istimewa

“Jangan sampai penyaluran BLT ini menyebabkan polemik dan menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,” tegasnya.

Bupati Giri Prasta juga mengklaim pemberian BLT sebesar Rp300 ribu itu selain untuk membantu meringankan beban perekonomian masyarakat selama masa pandemi, juga diharapkan dapat meningkatkan imun tubuh masyarakat Badung di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Sekalipun bantuannya sedikit tapi inilah wujud bakti saya kepada Krama Badung. Ini yang kami maksud dengan gerakan gotong royong bersama, bangkit bergerak berjuang demi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Resmi Dilantik Pimpin KONI Bali 2026-2030, Giri Prasta Diharapkan Bawa Bali Tembus Lima Besar PON

Disamping BLT yang bersumber dari dana APBD Badung, Bupati Giri Prasta menjelaskan, saat ini di Kabupaten Badung juga sudah ada penyaluran beberapa bantuan dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut diantaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) yang diberikan kepada masyarakat terdampak.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News