Satu
Para pekerja Maharrani Hijab yang didominasi oleh para ibu rumah tangga tengah melakukan quality control di rumah produksi Maharrani Hijab, Simpang Koto Tingga, Padang, Sumatera Barat. Sumber Foto : Istimewa

Dengan bermodalkan Rp3 juta, Elsa mengajak banyak perempuan Koto Tingga untuk memilik penghasilan sendiri. Wanita yang awal mulanya hanya seorang reseller merek hijab ternama dari Jakarta kini sukses meraup keuntungan ratusan juta per bulan dari usaha mandiri yang ia geluti.

Melalui usaha konveksi ini Elsa berhasil menambah pemasukan warga sekitarnya. Tak hanya kaum Ibu, ada pula penjahit pria yang menjadi bagian dari usahanya tersebut. Mereka mendapat upah dari produk baju Rp25.000 per helai.

Setiap bulannya, Maharrani Hijab mampu memproduksi lebih dari 2.500 helai produk. Produk yang dijual secara online ini telah memiliki 60 agen yang tersebar di dalam dan luar negeri. Ratusan reseller dari Aceh hingga NTB tergabung dalam Maharrani Hijab.

Baca Juga :  PT Astra International Tbk Dorong Kolaborasi Anak Muda dan Desa Sejahtera Astra di Nusa Tenggara Barat Melalui Roadshow 17th SATU Indonesia Awards 2026

Elsa Maharani merupakan satu dari penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2020. Ia berhasil menjadi penerima apresiasi bidang kewirausahaan.

Tahun ini SATU Indonesia Awards kembali menjaring anak muda di seluruh penjuru Indonesia yang tak kenal lelah memberikan manfaat bagi sekitarnya. Apresiasi diberikan kepada lima anak bangsa atas setiap perjuangan di bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, Teknologi serta satu kategori kelompok yang mewakili ke lima bidang tersebut.

Pada tahun ini, Astra kembali memberikan tambahan kategori apresiasi khusus pejuang tanpa pamrih di masa pandemi.

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News