Pemulihan Bali
Gubernur Koster Diundang Presiden Bahas Pemulihan Pariwisata Bali. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, diundang mengikuti rapat terbatas oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Merdeka, pada 7 Juni 2021 pukul 09.30 WIB dalam rangka membahas pemulihan pariwisata Bali.

Gubernur Bali hadir langsung sesuai undangan. Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, Menteri Pariwisata, Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan.

Rapat dipimpin Presiden membahas 5 topik yaitu: pertama, pencapaian vaksinasi di Bali; kedua, pengetatan protokol kesehatan Covid-19; ketiga, mendorong kunjungan wisatawan domestik ke Bali; keempat, persiapan pembukaan koridor wisatawan mancanegara dengan protokol kesehatan secara ketat; dan kelima, menyeimbangkan perekonomian Bali dengan ekonomi kreatif, ekonomi digital dan peningkatan ekspor sehingga tidak terlalu bergantung dari pariwisata.

Baca Juga :  Wagub Giri Prasta Paparkan Pandangan atas Raperda Perubahan Pajak dan Retribusi Daerah

Gubernur Bali melaporkan beberapa hal penting. Pertama, pencapaian program vaksinasi. Bali telah menerima sekitar 3 juta dosis vaksin (50%) dari jumlah kebutuhan vaksin melalui Menteri Kesehatan. Program vaksinasi masal dilaksanakan bersinergi dengan bupati/walikota se-Bali dan didukung oleh Polda Bali, Kodam IX/Udayana, perguruan tinggi, fasilitas kesehatan milik pemerintah dan swasta, hotel, dan fasilitas umum lainnya.

Sampai 6 Juni 2021, vaksinasi tahap pertama (suntikan ke-1) sudah mencapai lebih dari 1,4 Juta orang (47%) dan vaksinasi tahap kedua (suntikan ke-2) telah mencapai lebih dari 659 ribu orang (22%). Bali memerlukan 6 Juta dosis vaksin untuk vaksinasi 3 Juta penduduk (70%) dari jumlah penduduk Bali guna mencapai kekebalan komunitas (herd immunity).

Kedua, dampak vaksinasi sudah mulai terlihat dari menurunnya kasus baru covid-19, rata-rata kurang dari 50 kasus baru per hari yang semakin menurun, tingkat kesembuhan semakin meningkat mencapai angka lebih dari 95% (di atas rata-rata nasional, 91%), tingkat kematian mencapai 3,71% cenderung menurun (namun masih di atas rata-rata nasional 2,78%), yaitu kurang dari 5 orang per hari, dan jumlah kasus aktif mencapai kurang dari 1% yang terus menurun (di bawah rata-rata nasional 5,24%), yaitu 473 orang (227 orang dirawat di rumah sakit dan 246 orang di isolasi/karantina).

Baca Juga :  Wali Kota Jaya Negara Hadiri Upacara Pemelaspasan Gedung Serbaguna Banjar Batanpoh Sanur Kaja

Ketiga, Bali masih memerlukan tambahan 3 juta dosis vaksin (total kebutuhan 6 juta dosis vaksin) guna menuntaskan target vaksinasi untuk 3 juta.

Keempat, dampak covid-19 telah berdampak sangat serius terhadap pariwisata dan perekonomian Bali, pertumbuhan perekonomian Bali mengalami kontraksi sangat dalam yaitu pada tahun 2020 mengalami kontraksi 9,3% (negatif), dan pada triwulan pertama tahun 2021 mengalami kontraksi 9,8% (negatif). Kondisi ini harus cepat diatasi dengan kebijakan khusus yang bersifat spasial untuk Bali, agar pariwisata dan perekonomian Bali tidak semakin terpuruk.

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News