
Ia mengatakan bahwa Momentum Lahirnya Pancasila yang selalu diperingati pada tanggal 1 Juni menjadi sebuah momentum untuk mengingat kembali dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam Kehidupan.
“Nilai-nilai luhur pancasila harus hadir secara nyata dalam kehidupan. Pancasila harus terus menjadi nilai yang hidup dan berkembang dalam kehidupan,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan Oleh Camat Banjar Gede Arya Suardana bahwa momentum Hari Lahir Pancasila ini dapat menjadi momentum untuk eling kembali pada nilai-nilai luhur Pancasila dan semangat patriotisme para pejuang agar tetap terpatri di jiwa dan raga seluruh masyarakat.
“Sesuai instruksi langsung Pak Bupati, 17 Desa di Kecamatan Banjar tanpa terkecuali seluruhnya melaksanakan peringatan Hari Lahirnya Pancasila begitu pula di kecamatan, desa/kelurahan lainnya. Untuk lomba–lomba yang diselenggarakan juga, Kecamatan Banjar sudah mempersiapkan para pesertanya baik perseorangan maupun kelompok,” ujar Arya Suardana.
Sementara itu, perbekel Desa Banyuatis yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Banjar, I Gede Muliarta bahwasannya sangat antusias dengan peringatan lahirnya Pancasila ini sehingga harus dimaknai benar oleh seluruh masyarakat. Seperti apa perjuangan para patriot bangsa yang telah memperjuangan bangsa ini yang dulunya beragam suku, bangsa dan agama telah menjadi satu. “Mari bersama-sama selaku masyarakat dan warga negara untuk menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dari Pancasila,” jelasnya.
Gede Muliarta juga mengajak masyarakat khususnya masyarakat Desa Banyuatis untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Seperti kegiatan gotong royong, kerja sama antar dusun untuk menimbulkan kebersamaan sesuai dengan pengamalan sila ketiga Pancasila yakni persatuan Indonesia.
“Harapannya adalah melalui kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat ini, seluruh sila dalam Pancasila dapat diaktualisasikan,” pungkasnya. (adv/bpn)












