Jelang Lebaran
Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu. Sumber Foto : aar/bpn

“Semua titik ini akan dijaga petugas yang berjumlah 60 orang setiap pergatiannya. Semua sudah dipetakan, bahwa titik penyekatan itu berpotensi dijadikan jalur pintas dan jalan tikus. Semuanya akan dijaga dan disuruh balik kanan,” tegasnya.

Kapolda juga kembali menghimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan dinas atau ada urusan yang tidak bisa ditunda, harus mengantongi surat kesehatan lengkap bebas Covid-19 dalam bentuk rapid antigen atau Swab Test. Hal ini juga berlaku bagi para wisatawan yang akan ke Bali, yang juga harus menunjukan surat bukti bebas Covid-19.

“Petugas akan mengecek secara terpadu dari Dirlantas Polda Bali soal kelengkapannya. Kita larang yang bersangkutan untuk melintas di Pulau Bali, tadi juga dari Dinas Perhubungan sudah menyampaikan bahwa yang diizinkan hanya bus-bus yang dipasangi stiker khusus,” tambahnya.

Baca Juga :  Dukung Pelestarian Alam, PLN UID Bali Kembangkan Wisata Konservasi Hutan Mangrove di Pemogan

Kapolda juga menambahkan, para petugas sudah megetahui dan menguasai wilayahnya masing-masing, sehingga dimungkinkan tidak ada yang bisa lolos. Ketujuh titik tersebut merupakan titik rawan yang paling sentral, termasuk titik pencegahan para pemudik yang kemungkinan akan menggunakan jalur tikus untuk keluar dari Bali ataupun masuk ke Bali. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here