WaRC
Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Warmadewa Research Center (WaRC) atau Pusat Penelitian Warmadewa menargetkan untuk mampu menggaet hibah-hibah penelitian internasional. Guna mewujudkan target tersebut WaRC secara rutin akan melakukan serangkaian pelatihan serta mendistribusikan hibah sebagai ajang untuk mempraktekkan hasil pelatihan.

“Untuk pelatihan, dalam satu tahun kami merancang satu rangkaian pengayaan materi penelitian. Yang pertama adalah pelatihan membangun literature review secara sistematis dan pelatihan penulisan proposal. Ini disusun dalam 3 seri yaitu: pemahaman terhadap penelitian, penyusunan proposal, penyusunan proposal penelitian,” kata Direktur WaRC I Nyoman Gede Maha Putra, ST., M.Sc., Ph.D dalam pembukaan Coaching Clinic yang berlangsung secara daring pada Senin (5/4/2021).

Pria lulusan Oxford Brookes University tahun 2017 ini mengakui tiap tahun WaRC menargetkan setidaknya mengirimkan 2 proposal penelitian internasional. Target di tahun ini adalah membuka jaringan, guna membuka jejaring.

Baca Juga :  Hari Ini, Virtual Launching All New Honda PCX160 Dapat Disaksikan Pecinta Skutik Premium Bali

“Maka kami berupaya membangun proposal-proposal yang menarik dari sisi teori, up-to-date dari sisi kasus lapangan, serta mengandung kebaruan penyelesaian. Dari sini kami berharap akan bisa menarik minat kolaborator internasional,” paparnya.

Dalam menyusun proposal, Menurut pria yang biasa di panggil Mangde ini, WaRC selalu menekankan pentingnya  sistematik literature review. Dengan menyusun literature review  secara baik, maka sekaligus menunjukkan bahwa peneliti mengikuti perkembangan ilmu, paham perdebatan keilmuan yang terjadi secara global, tahu dimana terjadinya kesenjangan penelitian, dan menunjukkan kemampuan dalam mengeluarkan variable penelitian.

Selain memberikan pelatihan penulisan proposal hibah, WaRC juga memberikan pelatihan terkait penulisan artikel ilmiah. “Sembari menyelenggarakan pelatihan, WaRC juga menyalurkan hibah. Dengan demikian, pelatihan yang diikuti bisa langsung dipraktekkan dalam praktek hibah penelitian,” ujar pria yang menyelesaikan pendidikan magisternya di Erasmus University, Rotterdam pada tahun 2009.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here