Dasar–dasar tersebut berlaku untuk segala tipe motor Honda, sedangkan khusus untuk motor Honda jenis matik ada pembeda sedikit di pengeremannya saja, yaitu dimana tuas rem depan dan belakang keduanya berada pada stang kemudi.
Para peserta mulai mencoba mempraktikkan dasar pengereman dan menikung tersebut dengan motor masing-masing. Mereka mencoba dalam beberapa run hingga akhirnya di-review perkembangan latihannya oleh para instruktur.
Selepas rehat, course di-set lagi dengan beberapa jalur yang berisi kombinasi dari latihan sebelumnya. Dikombinasikan ada ngeremnya, ada ngegasnya, ada nikungnya. Komplit banget dan spesial buat peserta yang sudah nggak sabar mencoba mempraktikkan hasil latihannya. Yah semacam sirkuit Sentul lah ya, ada jalur kencangnya, hairpin-nya, bahkan batu jumroh-nya juga!
Acara ditutup dengan pengumuman pemenang quiz, dan dimenangkan oleh Frendy dari HCRC sebagai peserta dengan skor terbaik di quiz tersebut mendapatkan hoodie #Cari_Aman yang keren.
“Merupakan momen yang tidak terlupakan bagi semua peserta, kangennya mengaspal kembali di sirkuit terobati dengan acara ini. Semoga saja pandemi segera berakhir dan acara positif seperti ini bisa kembali dilaksanakan dengan lebih sering. Sampai jumpa di acara berikutnya ya, Semeton. Ingat tetap #Cari_Aman di jalan,” ungkap Ngurah Iswahyudi.(bpn)













