OTG-GR
Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng siapkan 30 kamar hotel untuk isolasi Pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala-Gejala Ringan (OTG-GR). Hotel yang akan dijadikan tempat isolasi terpusat ini, nantinya akan menerima pasien OTG-GR dari 19 kelurahan di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Buleleng, Seririt dan Kecamatan Sukasada.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa saat ditemui usai memimpin rapat evaluasi penangan Covid-19 di ruang kerjanya, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga :  Bupati Giri Prasta Lantik 34 Perbekel, Komitmen Wujudkan Desa Berdikari dan Desa Mandiri

Suyasa menerangkan, hal ini guna mengantisipasi melonjaknya kasus terkonfirmasi di Buleleng, karena di kelurahan yang selama ini jadi kendala, rata-rata berada di pemukiman padat. “Sehingga nantinya rumah sakit juga tidak lagi ada BOR (Bed Occupancy Rate)-nya yang berat karena harus menampung OTG-GR dari kelurahan-kelurahan,” katanya.

Dirinya juga bersyukur dari pendekatan-pendekatan yang sudah dilakukan, alhasil salah satu pemilik hotel sudah bersedia hotelnya dijadikan sebagai tempat untuk isolasi mandiri yang bersifat terpusat.

“Tentu kita berterima kasih, sehingga bisa menampung OTG-GR yang jumlah kamarnya sekitar 30. Jadi, kalau ada 30 kamar nanti kurang lebih ada 60 pasien yang bisa ditampung di hotel,” tuturnya.

Selanjutnya, isolasi terpusat ini akan mulai berjalan bagi pasien yang baru dan terhitung mulai besok. Untuk yang sebelumnya sudah isolasi di rumah sakit akan dilanjutkan untuk 10 hari.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini