“Tentu dengan penghargaan ini mencerminkan bahwa Disdukcapil Buleleng sudah bisa melakukan hal-hal dalam sisi pelayanan sangat dekat dengan masyarakat. Ini sudah diakui secara Nasional yang dilakukan dengan transparan, tanpa korupsi dan lebih proaktif medekatkan Disdukcapil ketengah masyarakat,” ucapnya.
Bupati Suradnyana berharap, Disdukcapil terus melakukan inovasi untuk meringankan pelayanan kepada masyarakat dan juga tetap konsisten terhadap pencapaian yang sudah diberikan.
“Terus lakukan dengan konsisten, bukan sebatas mendapatkan penghargaan, tapi terus ditingkatkan dan konsisten yang paling penting,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Buleleng Putu Ayu Reika Nurhaeni, S.Sos., MAP mengatakan, sangat bersyukur dengan raihan prestasi ini. Dengan penghargaan ini, Reika mengatakan, ini sebuah kado untuk HUT Kota Singaraja. Dirinya menuturkan, persaingan untuk memperoleh penghargaan ini sangat ketat.
“Nilainya sangat tipis-tipis untuk memperoleh penghargaan kategori Dukcapil Bisa ini,” tutur Putu Ayu Reika Nurhaeni.
Masih kata Reika, penghargaan ini diberikan atas atas dedikasi yang tinggi, komitmen yang kuat dan konsisten dalam mengemban dan menjalankan tugas yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota terbaik berdasarkan 9 (sembilan) kriteria total perekaman KTP-el, total penerbitan KIA, total penerbitan akte kelahiran, penggunaan kertas putih pada 18 dokumen kependudukan, penggunaan tanda tangan elektronik pada 18 dokumen kependudukan, layanan online, layanan terintegrasi, Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta akses data Organisasi Perangkat Daerah.
“Jadi Kabupaten Buleleng secara berturut-turut dinilai mendapatkan level tertinggi yaitu level 4, jadi persaingan sangat ketat kita bisa mempertahankan level tertinggi secara terus menerus, dan ini lah hasilnya,” pungkasnya.(bpn)













